
Terjerat skandal pengampunan pelaku pedofilia, presiden Hongaria mengundurkan diri

Presiden Hongaria Katalin Novak berpidato pada KTT Demografi Budapest ke-5 di Budapest, Hongaria, pada 14 September 2023. (Xinhua/Attila Volgyi)
Katalin Novak yang terpilih pada 2022, memberikan pengampunan kepada Endre K., mantan wakil direktur sebuah panti asuhan, pada April 2023.
Budapest, Hongaria (Xinhua) – Presiden Hongaria Katalin Novak mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (10/2), menyusul munculnya skandal pengampunan terhadap pelaku pelecehan terhadap anak."Saya berbicara kepada Anda sebagai presiden untuk terakhir kalinya, saya mengundurkan diri dari jabatan presiden Republik (Hongaria)," kata Novak di saluran televisi nasional M1."Saya meminta maaf kepada mereka yang telah saya sakiti dan kepada semua korban yang mungkin merasa saya tidak mendukung mereka. Saya telah, sedang, dan akan mendukung perlindungan anak-anak dan keluarga," imbuhnya.Novak memberikan pengampunan kepada Endre K., mantan wakil direktur sebuah panti asuhan, pada April 2023. Menurut situs berita lokal 444.hu, pengampunan tersebut memicu gelombang protes pada Jumat (9/2) di Budapest yang menuntut pengunduran diri Novak.Tak lama setelah pengunduran diri Novak, mantan menteri kehakiman Hongaria Judit Varga juga mengundurkan diri dari jabatan publik.
Jembatan Rantai Szechenyi terlihat di Budapest, Hongaria, pada 4 Agustus 2023. (Xinhua/Attila Volgyi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UE adopsi sanksi baru atas Rusia, termasuk larangan impor batu bara
Indonesia
•
09 Apr 2022

Putin: Rusia inginkan kerja sama teknis-militer yang luas dalam dunia multipolar
Indonesia
•
16 Aug 2022

Trump makin tak dipercaya rakyatnya sendiri
Indonesia
•
29 Apr 2025

Putin sebut Rusia perbarui strategi di WTO di tengah sanksi Barat
Indonesia
•
21 Apr 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
