
KBRI Windhoek partisipasi dalam pameran dagang terbesar di Angola

Suasana pameran dagang terbesar di Angola, Feira Internacional de Luanda (FILDA), yang berlangsung di Kawasan Eknomi Khusus, Luanda, pada 18-22 Juli 2023. (Kementerian Luar Negeri RI)
KBRI Windhoek mengambil bagian aktif dalam pameran dagang terbesar di Angola, Feira Internacional de Luanda (FILDA) dengan tujuan memperluas dan meningkatkan akses pasar bagi produk Indonesia di Angola, Namibia.
Jakarta (Indonesia Window) – KBRI Windhoek telah sukses berpartisipasi dalam pameran dagang terbesar di Angola, Feira Internacional de Luanda (FILDA), yang berlangsung di Kawasan Eknomi Khusus, Luanda, pada 18-22 Juli.KBRI Windhoek mengambil bagian aktif dalam FILDA yang diresmikan oleh Presiden Republik Angola, João Lourenço, dengan tujuan memperluas dan meningkatkan akses pasar bagi produk Indonesia di Angola, kata Kementerian Luar N egeri RI dalam pernyataan tertulisnya, Senin.Stan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) tersebut dikuti oleh 11 perusahaan terkemuka nusantara termasuk PT Tunas Baru Lampung, PT Gajah Tunggal, Mensa Group, PT Sumber Kopi Prima, PT Kino Indonesia, dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia.Pameran FILDA tahun ini mengusung tema "Digital Economy: The New Frontier of the World Economy" dan menjadi sorotan banyak pelaku bisnis dari berbagai negara. Sebanyak 1.500 lebih pelaku bisnis, turut ambil bagian dalam acara yang telah mencapai edisi ke-38 tersebut.Berbagai produk unggulan Indonesia menarik animo dari para pengunjung FILDA. Minyak kelapa sawit, biskuit, ban, kopi instan, dan alat tulis-menulis menjadi beberapa di antara produk-produk yang menarik minat importir Angola.Partisipasi aktif KBRI Windhoek, Namibia, dan perusahaan-perusahaan Indonesia memberikan kontribusi positif untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Angola.Partisipasi KBRI Windhoek dalam FILDA bukan hanya sebagai wujud diplomasi ekonomi, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk memperluas pangsa pasar dan menciptakan kesempatan kerjasama bisnis yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Angola.Diharapkan, kehadiran produk-produk Indonesia yang bermutu tinggi ini akan semakin meraih perhatian di pasar internasional dan membawa manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi kedua negara.Sebelumnya, Duta Besar RI di Windhoek, Namibia merangkap Angola, Wisnu Edi Pratignyo, melakukan kunjungan kerja ke Luanda, Angola pada 12 - 16 Maret 2023. Kunjungan kerja ditujukan untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia-Angola dan kerja sama di bidang lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Rotan asal Indonesia dapat tingkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan global
Indonesia
•
28 Aug 2024

Rak Buku Sichuan diresmikan di Jakarta untuk promosi kebudayaan China
Indonesia
•
06 Jul 2024

Presiden perintahkan usut tuntas insiden demonstrasi
Indonesia
•
31 Aug 2025

Menparekraf minta wisatawan mancanegara tak ragu ke Indonesia
Indonesia
•
10 Dec 2022


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
