
Presiden Meksiko janji tak ada impunitas dalam kasus kebakaran yang tewaskan puluhan migran

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador bereaksi dalam konferensi pers pagi hari di Istana Nasional di Mexico City, ibu kota Meksiko, pada 6 Juni 2022. (Xinhua/Francisco Canedo)
Kebakaran di pusat penahanan di Ciudad Juarez di Meksiko bagian utara, pada Senin (27/3) malam waktu setempat, tewaskan 39 orang, sebagian besar berasal dari Guatemala, El Salvador, Honduras, Kolombia, serta Venezuela.
Mexico City, Meksiko (Xinhua) – Tidak akan ada impunitas bagi mereka yang bertanggung jawab atas kematian puluhan migran yang tewas dalam kebakaran di sebuah pusat penahanan di Ciudad Juarez di Meksiko bagian utara, kata Presiden Andres Manuel Lopez Obrador pada Rabu (29/3)."Investigasi sedang dilakukan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," kata Lopez Obrador pada konferensi pers harian rutinnya.Kejaksaan agung telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut, imbuhnya.
Tentara Garda Nasional Texas berdiri di dekat para migran di Eagle Pass, Texas, Amerika Serikat, pada 24 Juli 2022. (Xinhua/Nick Wagner)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Curug Cikaung sangga kehidupan dalam sunyi
Indonesia
•
20 Dec 2019

Perempuan dan disabilitas diharapkan lebih dilibatkan dalam pembangunan
Indonesia
•
09 Mar 2022

Jepang catat suhu tertinggi dalam sejarah, capai 41,2 derajat Celsius di Hyogo
Indonesia
•
02 Aug 2025

Masjid Merah Putih hadir di Ronting, NTT
Indonesia
•
09 Sep 2019


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
