
Rusia akan siapkan kebijakan respons terhadap keanggotaan Swedia di NATO

Foto yang diabadikan pada 7 Februari 2024 ini menunjukkan pemandangan musim dingin di Kremlin yang berada di Moskow, Rusia. (Xinhua/Cao Yang)
Kebijakan nonblok tradisional Swedia dahulu menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas di Eropa Utara, dan keanggotaan negara Eropa ini di NATO akan semakin merongrong kedaulatannya.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Rusia akan memantau dengan saksama tindakan Swedia setelah negara tersebut bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan menyiapkan responsnya, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Rabu (28/2)."Kami akan memantau dengan saksama apa yang akan dilakukan Swedia dalam blok militer yang agresif itu, bagaimana mereka akan mengimplementasikan keanggotaannya dalam praktiknya ... dan menyiapkan kebijakan respons kami berdasarkan hal ini," ujarnya.Zakharova mengatakan Moskow akan memilih langkah-langkah apa yang akan diambil, termasuk langkah militer-teknis, untuk mencegah ancaman-ancaman terhadap keamanan nasional Rusia.Dia mengatakan bahwa kebijakan nonblok tradisional Swedia dahulu menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas di Eropa Utara, seraya menambahkan bahwa keanggotaan Swedia di NATO akan semakin merongrong kedaulatannya.Parlemen Hongaria pada Senin (26/2) menyetujui rancangan undang-undang (RUU) tentang permohonan keanggotaan Swedia di NATO, membuka jalan bagi aksesi Swedia ke aliansi militer tersebut.Dengan ratifikasi pada Senin tersebut, Hongaria menjadi negara terakhir dari 31 negara anggota NATO yang menyetujui permohonan Swedia bergabung dengan aliansi militer itu, menyusul parlemen Turkiye yang memberikan persetujuannya pada 23 Januari lalu.Organisasi Perjanjian Atlantik Utara itu dibentuk pada tahun 1949 oleh Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara Eropa Barat untuk memberikan keamanan kolektif terhadap Uni Soviet.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mendiang pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dimakamkan di Mashhad
Indonesia
•
10 Jul 2026

Akademisi: Kebijakan Indo-Pasifik AS "banyak kekurangan", tak cocok untuk stabilitas kawasan
Indonesia
•
01 Sep 2022

China siap dukung dan bantu Somalia dalam rekonstruksi dan perang antiteror
Indonesia
•
10 Dec 2022

Mantan presiden Filipina Duterte masih calonkan diri sebagai wali kota meski ditahan ICC
Indonesia
•
13 Mar 2025


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
