
Presiden Prabowo serukan pembangunan ekonomi nasional “berdiri di atas kaki sendiri” hadapi tarif timbal balik AS

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia dengan tema ‘Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Perang Tarif’, di Jakarta, Selasa (8/4/2025). (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian)
Kebijakan tarif timbal balik Amerika Serikat terhadap Indonesia menjadi tantangan bagi perekonomian nasional, sehinga seluruh pemangku kepentingan terkait harus bekerja sama dalam mengatasi dampaknya.
Jakarta (Indonesia Window) – Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa meskipun kebijakan tarif timbal balik Amerika Serikat terhadap Indonesia menjadi tantangan bagi perekonomian nasional, seluruh pemangku kepentingan terkait harus bekerja sama dalam mengatasi dampak aturan tersebut.Hal itu disampaikan oleh kepala negara saat menyampaikan arahan dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia dengan tema ‘Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Perang Tarif’, di Jakarta, Selasa.“Negara-negara ekonomi yang terkuat membuat kebijakan-kebijakan memberi peningkatan tarif yang begitu tinggi kepada banyak negara. Ini bisa dikatakan menimbulkan ketidakpastian dunia. Bertahun-tahun saya sudah ingatkan, mari kita bangun ekonomi kita dengan sasaran berdiri di atas kaki kita sendiri,” tegas Presiden RI.
Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia dengan tema ‘Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Perang Tarif’, di Jakarta, Selasa (8/4/2025). (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Surya Satellite-1 untuk mitigasi bencana diluncurkan dari Jepang pada Oktober 2022
Indonesia
•
27 Jun 2022

Bertemu Biden, Jokowi sampaikan hasil KTT OKI tentang Palestina
Indonesia
•
13 Nov 2023

Opini: Prabowo dan pemberantasan korupsi
Indonesia
•
18 Nov 2024

Profil – Mengenal Yayasan Mubagi, bergerak di bidang dakwah salaf dan sosial
Indonesia
•
05 Dec 2025


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
