
Panda raksasa Ya Ya tiba di Shanghai China

Panda raksasa Ya Ya tiba di Bandar Udara Internasional Pudong Shanghai di Shanghai, China timur, pada 27 April 2023. (Xinhua/Zhang Haibo)
Kebun Binatang Shanghai telah menyiapkan banyak bambu dan makanan suplemen untuk panda raksasa betina Ya Ya yang tiba di Shanghai dari Amerika Serikat (AS) pada Kamis (27/4) pukul 16.26 Waktu Beijing atau 15.26 WIB.
Beijing, China (Xinhua) – Panda raksasa betina Ya Ya tiba di Shanghai dari Amerika Serikat (AS) pada Kamis (27/4) pukul 16.26 Waktu Beijing atau 15.26 WIB, demikian menurut Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional China.Didampingi oleh sejumlah dokter hewan dan pekerja terkait lainnya, Ya Ya kini menuju ke sebuah lokasi karantina khusus yang didirikan oleh Kebun Binatang Shanghai. Ya Ya akan tinggal selama sebulan di lokasi karantina itu.Kebun Binatang Shanghai telah menyiapkan banyak bambu dan makanan suplemen untuk panda berusia 23 tahun tersebut. Sebuah tim ahli dari Kebun Binatang Beijing akan tinggal di lokasi karantina untuk memenuhi kebutuhan Ya Ya selama periode itu.Tim akan memberikan perawatan, pemantauan kesehatan, diagnosis, dan pengobatan untuk panda tua itu guna membantunya beradaptasi dengan kehidupan di kampung halamannya.Ya Ya lahir di Kebun Binatang Beijing pada 3 Agustus 2000. Dia dan panda raksasa lainnya, Le Le, tiba di Kebun Binatang Memphis pada April 2003 sebagai utusan persahabatan, dan mereka disambut dengan hangat.Sayangnya, Le Le mati karena penyakit jantung pada Februari tahun ini, menjelang jadwal pemulangan pasangan panda tersebut ke China. Jasad panda berusia 25 tahun itu dipulangkan menggunakan penerbangan yang sama dengan Ya Ya.Untuk mempersiapkan kepulangan Ya Ya, seorang dokter hewan dan penjaga panda dari Kebun Binatang Beijing tiba di Kebun Binatang Memphis bulan lalu. Mereka bekerja bersama para ahli dari Asosiasi Taman Zoologi China yang telah tiba lebih awal untuk membiasakan diri dengan kebiasaan dan kondisi makan Ya Ya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jerman catat musim panas dengan durasi paparan sinar matahari terlama sejak 1951
Indonesia
•
31 Aug 2022

Feature – Dulu satu buku untuk satu kelas, kini anak-anak di wilayah terpencil ini punya perpustakaan digital
Indonesia
•
02 Jun 2026

Mengejar ilmu kedokteran hingga ke Swedia
Indonesia
•
20 Nov 2020

Mengenal Buzkashi, olahraga tradisional pemersatu bangsa Afghanistan
Indonesia
•
16 Dec 2024


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
