
Polri: 2 orang tewas dalam kecelakaan kereta teknis KCJB di Bandung

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Xinhua)
Kecelakaan kereta teknis proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tewaskan dua orang.
Jakarta (Indonesia Window) – Sebanyak dua orang tewas dalam kecelakaan kereta teknis proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Ahad (8/12)."Untuk korban meninggal dunia dua orang kemudian luka berat ada lima," ucap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, seperti dikutip KumparanNews pada Senin.Dedi juga menyebut tim Inafis dan Labfor Mabes Polri membantu Polda Jawa Barat untuk memeriksa lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan kereta teknis KCJB itu."Pada hari ini Labfor Mabes Polri juga Inafis dari Mabes Polri juga turut untuk mengecek TKP bersama Kementerian lembaga terkait menyangkut masalah mencari apa yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut," jelasnya.Sementara itu, Polri juga sudah memeriksa 15 saksi terkait kejadian ini.Penjelasan KCJB
Corporate Secretary, Rahadian Ratry, memberi penjelasan terkait hal ini. Dia menyebut kereta tersebut bukan rangkaian kereta cepat, tetapi Rangkaian Kereta Kerja berupa Lokomotif Kerja dan Mesin Pemasangan Rel (ballasted).Berikut penjelasan lengkapnya:Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai kereta kerja yang keluar jalur di Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB), berikut beberapa hal yang perlu kami informasikan.- Kereta yang keluar jalur bukanlah rangkaian Kereta Cepat, tetapi Rangkaian Kereta Kerja berupa Lokomotif Kerja dan Mesin Pemasangan Rel (ballasted).
- Kejadian tersebut terjadi pada 18 Desember 2022 sekitar pukul 17.00 WIB di desa Cempaka Mekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
- Saat ini dua korban luka luka sudah mendapatkan perawatan di RS Santosa Bandung, dua orang korban luka ringan sudah diperbolehkan pulang.
- Proses evakuasi sudah berlangsung sejak Ahad malam dan masih berlangsung hingga pagi ini, Senin 19 Desember 2022.
- PT KCIC melakukan koordinasi bersama dengan pihak terkait untuk menangani kejadian ini. PT KCIC mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang.
- Proses pembangunan di area kerja KCJB saat ini tetap berjalan. Pembangunan stasiun dan pemasangan subsistem perkeretaapian di area KCJB tetap dilakukan sesuai prosedur dan jadwal yang telah ditetapkan. Termasuk pemasangan rel tanpa balas.
- KCIC akan melakukan evaluasi menyeluruh atas SOP pemasangan rel, dan SOP Pekerjaan lainnya, serta memastikan segenap pekerjaan yang dilakukan kontraktor KCJB mengimplementasikan aspek Safety, Security, Health and Environment (SSHE) pada setiap aktivitas kerja.
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia-China tandatangani MoU pembangunan laboratorium riset gabungan bidang material energi baru
Indonesia
•
08 Nov 2023

Menag sebut kepemimpinan inklusif bawa kemaslahatan
Indonesia
•
05 Feb 2025

KKP sediakan 150 paket bantuan budi daya ikan hias pada 2021
Indonesia
•
11 Jan 2021

Mahasiswa UMJ gunakan Student Corner untuk promosikan produk mereka
Indonesia
•
08 Apr 2024


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
