
Kelompok sipil Indonesia protes langkah Jepang buang air terkontaminasi nuklir ke laut

Para anggota Tim Advokasi Masyarakat Perairan Anti Racun (Tim TAMPAR), sebuah organisasi spontan di Indonesia, menggelar unjuk rasa di luar Kedutaan Besar Jepang di Jakarta pada Senin (15/1) untuk memprotes langkah Jepang membuang air limbah terkontaminasi nuklir ke laut. (Xinhua/Zulkarnain)
Kelompok sipil Indonesia yang menamakan dirinya Tim Advokasi Masyarakat Perairan Anti-Racun (Tampar) menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta untuk memprotes langkah Jepang yang membuang air limbah terkontaminasi nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke Samudra Pasifik.
Jakarta (Xinhua) – Sebuah kelompok sipil Indonesia pada Senin (15/1) menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta untuk memprotes langkah Jepang yang membuang air limbah terkontaminasi nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke Samudra Pasifik."Kami memperingatkan pemerintah Jepang untuk menghentikan pembuangan air limbah terkontaminasi nuklir yang berdampak buruk bagi air dan biota laut di Samudra Pasifik, termasuk ikan-ikan yang bermigrasi ke Indonesia, seperti ikan tuna sirip kuning," ujar Julius Ibrani, salah satu anggota kelompok sipil yang menamakan dirinya Tim Advokasi Masyarakat Perairan Anti-Racun (Tampar) itu.
Orang-orang mengikuti unjuk rasa untuk memprotes keputusan Jepang membuang air limbah yang terkontaminasi nuklir ke laut, di Busan, Korea Selatan, pada 26 Agustus 2023. Jepang memulai pembuangan air limbah terkontaminasi nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang lumpuh ke Samudra Pasifik pada Kamis (24/8), tanpa menghiraukan kekhawatiran publik serta penolakan keras baik dari dalam maupun luar negeri. (Xinhua/Lu Rui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – UEA bangun Pusat Penelitian Mangrove Mohamed bin Zayed - Joko Widodo di Bali
Indonesia
•
21 May 2024

Haji1441 – Presiden Jokowi apresiasi Raja Salman atas keberhasilan penyelenggaraan haji
Indonesia
•
01 Aug 2020

KKP-FAO sepakati kerja sama I-Fish hingga 2023
Indonesia
•
11 Jul 2021

COVID-19 – Pemerintah mulai vaksinasi nasional
Indonesia
•
13 Jan 2021


Berita Terbaru

Patrialis Akbar ingatkan hakim: Salah memutus perkara, pertanggungjawabannya hingga akhirat
Indonesia
•
12 Aug 2026

Program Magang Nasional 2026 dibuka, pemerintah siapkan 150 ribu kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi
Indonesia
•
11 Aug 2026

Analisis – Ke mana mengalirnya uang jemaah haji Indonesia? Ada potensi ekonomi yang bisa kembali ke Tanah Air (2 dari 3 tulisan)
Indonesia
•
08 Aug 2026

Analisis – Ke mana mengalirnya uang jemaah haji Indonesia? Ada potensi ekonomi yang bisa kembali ke Tanah Air (selesai)
Indonesia
•
08 Aug 2026
