
Pakar sebut pertumbuhan China sangat penting bagi ekonomi Malaysia

Foto dari udara yang diabadikan pada 23 Oktober 2022 ini menunjukkan pemandangan Kawasan Industri Lingang Dongfang di Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Kemakmuran Malaysia dan pertumbuhan ekonomi China saling terkait, dapat terlihat jelas mengingat China terus menjadi mitra dagang terbesar bagi Malaysia selama 14 tahun berturut-turut (2009-2022) dengan persentase sebesar 17,1 persen dari total perdagangan pada 2022.
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua) – Pertumbuhan berkelanjutan ekonomi China, terutama dengan dilakukannya pelonggaran pembatasan pandemik, akan berdampak positif bagi Malaysia dan kawasan yang lebih luas, kata sejumlah pakar.Para pakar mengatakan bahwa Malaysia tidak hanya bergantung pada China terkait kedatangan wisatawan serta ekspor komoditas dan barang-barang manufakturnya, tetapi juga menginginkan akses pasar yang lebih luas dan kerja sama ekonomi yang lebih dalam serta investasi dari China untuk menopang pertumbuhannya sendiri.Kaitan antara kemakmuran Malaysia dan pertumbuhan China dapat terlihat jelas mengingat China terus menjadi mitra dagang terbesar bagi Malaysia selama 14 tahun berturut-turut (2009-2022) dengan persentase sebesar 17,1 persen dari total perdagangan pada 2022, papar Low Kian Chuan, Presiden Asosiasi Kamar Dagang dan Industri China di Malaysia (Associated Chinese Chambers of Commerce and Industry of Malaysia), kepada Xinhua dalam sesi wawancara baru-baru ini.Low juga menuturkan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi China akan membantu menopang prospek ekonomi dan bisnis Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), terutama di sektor pariwisata dan jasa serta industri penerbangan, berkat pemulihan angka kedatangan wisatawan China yang diperkirakan akan terjadi."Diperkirakan bahwa permintaan terpendam (pent-up demand) konsumen China di perekonomian-perekonomian regional akan membantu menopang aktivitas domestik perekonomian-perekonomian ASEAN. Para investor dan pelancong bisnis China diperkirakan akan melakukan interaksi di ASEAN untuk mengikuti perkembangan peluang bisnis dan investasi," tuturnya.
Para teknisi mengoperasikan mesin bor terowongan (tunnel boring machine/TBM) berukuran raksasa buatan China di lokasi konstruksi terowongan Genting di Jalur Kereta Pantai Timur di dekat Bentong di Negara Bagian Pahang, Malaysia, pada 29 April 2022. (Xinhua/Zhu Wei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indeks harga konsumen China stabil, indeks harga produsen turun pada Oktober 2022
Indonesia
•
10 Nov 2022

Feature – Seberapa mudahkah impor barang ke Indonesia?
Indonesia
•
06 Feb 2024

Minyak naik akibat sanksi baru Iran picu lebih banyak kekhawatiran pasokan
Indonesia
•
17 Jun 2022

Bank sentral Rusia sebut akan berhenti beli emas dengan harga tetap
Indonesia
•
08 Apr 2022


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
