
ISTAT: Lebih dari 5,7 juta orang di Italia hidup dalam kemiskinan absolut

Sejumlah orang berjalan melewati sebuah butik di Roma, Italia, pada 4 Januari 2025. (Xinhua/Li Jing)
Kemiskinan absolut di Italia pada 2024 tercatat lebih dari 5,7 juta jiwa, setara dengan sekitar 2,2 juta rumah tangga, atau 8,4 persen dari populasi Italia yang berjumlah sekitar 59 juta jiwa.
Roma, Italia (Xinhua/Indonesia Window) – Lebih dari 5,7 juta orang di Italia hidup dalam kemiskinan absolut pada 2024, dengan tingkat secara keseluruhan tetap relatif tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya, demikian menurut laporan Institut Statistik Nasional Italia (ISTAT) pada Selasa (14/10).Angka tersebut setara dengan sekitar 2,2 juta rumah tangga, atau 8,4 persen dari populasi Italia yang berjumlah sekitar 59 juta jiwa, papar laporan itu.ISTAT mendefinisikan kemiskinan absolut sebagai kondisi rumah tangga yang penghasilannya tidak mencukupi untuk membeli kebutuhan minimum barang dan jasa yang diperlukan demi standar hidup yang layak.Data tersebut menunjukkan adanya disparitas regional yang signifikan. Italia bagian selatan mencatat tingkat kemiskinan tertinggi, yakni 10,5 persen atau sekitar 886.000 rumah tangga yang terdampak. Di Italia barat laut, angkanya mencapai 8,1 persen dengan 595.000 rumah tangga, disusul Italia timur laut sebesar 7,6 persen. Sementara itu, Italia tengah mencatat tingkat kemiskinan terendah secara nasional, yaitu 6,5 persen dengan 349.000 rumah tangga.Meskipun tingkat kemiskinan absolut tetap stabil di seluruh kelompok usia, angka tersebut mencapai 13,8 persen di kalangan mereka yang berusia di bawah 18 tahun, tingkat tertinggi sejak 2014, papar ISTAT.Laporan tersebut juga menyoroti kesenjangan yang tajam antara warga negara Italia dan penduduk asing. Pada 2024, sekitar 1,8 juta penduduk asing hidup dalam kemiskinan absolut, atau setara dengan 35,6 persen dari total populasi asing. Angka tersebut hampir lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kemiskinan absolut di kalangan warga Italia yang tercatat sebesar 7,4 persen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penjualan Volkswagen Group turun 7 persen pada 2022 akibat kemacetan pasokan
Indonesia
•
13 Jan 2023

Trump naikkan tarif global baru dari 10 persen jadi 15 persen
Indonesia
•
22 Feb 2026

KPMI gelar Weekend Berkah sambil timba ilmu di Vivo Mall, pertama di Bogor
Indonesia
•
22 Oct 2025

PLN-Pupuk Indonesia beli gas Blok Masela dari INPEX
Indonesia
•
20 Feb 2020


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
