
Kenya gelar latihan penandaan telinga badak untuk dorong konservasi

Seekor badak hitam yang matanya terluka terlihat di Konservasi Ol Pejeta di Laikipia County, Kenya, pada 4 Februari 2023. (Xinhua/Han Xu)
Kenya Wildlife Service (KWS) saat ini sedang mengadakan latihan penandaan telinga badak dan pemasangan alat pemancar pada spesies ikonis tersebut di Konservasi Margasatwa Lewa dan Konservasi Margasatwa Borana, yang terletak di utara Nairobi, ibu kota Kenya.
Nairobi, Kenya (Xinhua) – Kenya Wildlife Service (KWS) saat ini sedang mengadakan latihan penandaan telinga badak dan pemasangan alat pemancar pada spesies ikonis tersebut di Konservasi Margasatwa Lewa dan Konservasi Margasatwa Borana, yang terletak di utara Nairobi, ibu kota Kenya.Disampaikan oleh KWS bahwa dalam latihan tersebut, penandaan telinga akan dilakukan pada 40 ekor badak hitam dan putih, sementara sepuluh badak hitam akan dipasangkan pemancar yang dapat memantau pergerakan mereka."Penandaan telinga dilakukan setiap dua hingga tiga tahun di semua suaka margasatwa badak untuk memastikan setidaknya 60 persen dari total populasi badak dapat diidentifikasi secara unik," ungkap KWS dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (10/3).Badan konservasi negara itu menambahkan bahwa penandaan telinga badak dan pemasangan pemancar merupakan aspek penting dari upaya konservasi badak, karena hal tersebut memungkinkan para pemantau badak melacak dan mengidentifikasi dengan mudah spesies yang terancam punah itu di lapangan dan di kantor melalui perangkat lunak untuk meningkatkan pengawasan keamanan dan konservasi.KWS mengungkapkan bahwa Kenya memiliki populasi badak terbesar ketiga di dunia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Al Azhar kembangan gelar pelatihan ‘public speaking’ dan ‘creative writing’
Indonesia
•
09 Dec 2024

Platform baru dorong gaya hidup rendah emisi karbon di Liaoning, China
Indonesia
•
18 Nov 2022

Tim peneliti Afrika peringatkan lonjakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk di tengah perubahan iklim
Indonesia
•
21 Aug 2024

Pakar: Dialog antarperadaban penting untuk jaga perdamaian dan pembangunan dunia
Indonesia
•
14 Jun 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
