
Perjalanan penumpang Kereta Cepat Whoosh tembus 1 juta

Para penumpang berjalan di peron Stasiun Halim di Jakarta pada 25 Desember 2023. (Xinhua/Xu Qin)
Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang juga disebut Whoosh, telah menangani lebih dari 1 juta perjalanan penumpang sejak resmi beroperasi secara komersial pada 17 Oktober lalu.
Jakarta (Xinhua) – Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang juga disebut Whoosh, telah menangani lebih dari 1 juta perjalanan penumpang sejak resmi beroperasi secara komersial pada 17 Oktober, demikian disampaikan China State Railway Group Co., Ltd. pada Senin (25/12).Jumlah perjalanan penumpang KCJB menyentuh angka 1 juta pada Ahad (24/12).Menjelang akhir tahun, arus penumpang yang meningkat pesat mendorong PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium perusahaan patungan (joint-venture) antara perusahaan Indonesia dan China yang membangun dan mengoperasikan KCJB, mengintensifkan layanan kereta hingga 48 perjalanan per hari, dari yang sebelumnya 14 perjalanan.
Sebuah rangkaian kereta <em>electric multiple unit</em> (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bertolak dari Stasiun Halim di Jakarta pada 25 Desember 2023. (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia-Portugal lanjutkan kesepakatan 2014, bahas energi transisi
Indonesia
•
17 Jun 2021

Misi Teknik Pertanian Taiwan kembangkan sawah 400 hektare di Sulawesi Selatan
Indonesia
•
04 May 2023

Inflasi Januari 2023 menurun
Indonesia
•
02 Feb 2023

Tank Israel dan bahan peledak Hizbullah diduga tewaskan 3 penjaga perdamaian RI di Lebanon
Indonesia
•
08 Apr 2026


Berita Terbaru

Lembaga amil zakat SIP salurkan infak kemanusiaan Palestina 1,2 miliar rupiah melalui BAZNAS RI
Indonesia
•
12 May 2026

Para pemimpin ASEAN prioritaskan keamanan dan ketahanan energi serta pangan di KTT Ke-48
Indonesia
•
11 May 2026

Kemiskinan ekstrem di China lenyap, jadi model pengentasan di Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Analisis – Stabilitas Selat Malaka jadi sorotan di tengah ketegangan lintasan ‘chokepoint’ global
Indonesia
•
10 May 2026
