
PM Li Keqiang sebut kerja sama China-IMF bermanfaat bagi dunia

Foto yang diabadikan pada 30 Maret 2021 ini menunjukkan tampilan eksterior markas besar Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Ting Shen)
Kerja sama China-IMF diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi kedua pihak, tetapi juga komunitas internasional secara keseluruhan untuk bersama-sama mengatasi beragam tantangan yang dihadapinya.
Beijing, China (Xinhua) – Menghadapi situasi internasional dan regional yang kompleks, kerja sama erat yang sedang terjalin antara China dan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) tidak hanya bermanfaat bagi kedua pihak, tetapi juga komunitas internasional secara keseluruhan untuk bersama-sama mengatasi beragam tantangan yang dihadapinya, demikian dikatakan Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang pada Rabu (1/3).Pernyataan tersebut disampaikan Li dalam percakapan via sambungan telepon dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva.Menyatakan China merupakan negara berkembang terbesar di dunia sekaligus promotor aktif kerja sama Selatan-Selatan, Li mengatakan bahwa China berkomitmen mempersempit kesenjangan Utara-Selatan.Mengatasi permasalahan utang negara-negara berpendapatan rendah memerlukan partisipasi dari semua kreditur, tutur Li, seraya menyatakan bahwa China siap memainkan peran konstruktif dalam mengatasi masalah utang negara-negara terkait di dalam kerangka kerja multilateral.Di waktu yang sama, imbuhnya, China menyerukan kepada semua pihak agar bekerja sama dan berbagi beban secara adil dalam rangka membantu negara-negara berpendapatan rendah untuk mengatasi beragam tantangan ekonomi dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Foto yang diabadikan pada 1 Mei 2022 ini menunjukkan sebuah kapal kontainer berlabuh di Terminal Peti Kemas Qianwan di Qingdao, Provinsi Shandong, China timur. (Xinhua/Li Ziheng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar sebut kebijakan tarif AS berpotensi dorong eropa menuju pemisahan ekonomi
Indonesia
•
25 Jul 2025

Opini: UE sasar kelemahan Washington dalam perang dagang yang mengintai
Indonesia
•
03 May 2025

Minyak melonjak didorong prospek lebih banyak sanksi baru terhadap Rusia
Indonesia
•
05 Apr 2022

Perusahaan energi baru di Guizhou, China, bidik pasar Indonesia
Indonesia
•
31 Dec 2024


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
