Komisi HAM Fiji kutuk pembuangan air limbah nuklir oleh Jepang

Orang-orang berunjuk rasa menentang pembuangan air limbah nuklir yang dilakukan Jepang di Suva, Fiji, pada 25 Agustus 2023. (Xinhua/Sang Qinlong)
Konstitusi Republik Fiji menyebutkan, setiap orang memiliki hak atas lingkungan yang bersih dan sehat, yang mencakup hak atas perlindungan alam demi kepentingan generasi saat ini dan selanjutnya melalui kebijakan legislatif dan kebijakan lainnya.
Suva, Fiji (Xinhua) – Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) dan Antidiskriminasi di Fiji mengutuk pembuangan air limbah yang terkontaminasi nuklir ke lautan yang dilakukan Jepang, dan mendesak para pemimpin negara di Kepulauan Pasifik untuk bersatu dalam solidaritas guna menentang langkah Tokyo.Komisi tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hak atas lingkungan yang bersih dan sehat berkaitan dengan HAM mendasar lainnya seperti hak atas kehidupan, kesehatan, makanan, air, sanitasi, dan sebagainya.Komisi itu memohon kepada pemerintah Fiji untuk menjunjung tinggi kewajiban konstitusionalnya untuk melindungi hak-hak yang dimiliki seluruh masyarakat di negara itu.
Orang-orang berunjuk rasa menentang pembuangan air limbah nuklir yang dilakukan Jepang di Suva, Fiji, pada 25 Agustus 2023. (Xinhua/Sang Qinlong)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Punya 11 kasus corona, WHO belum undang Taiwan
Indonesia
•
07 Feb 2020

Presiden Iran bersumpah akan beri respons "kuat" terhadap serangan Israel
Indonesia
•
16 Jun 2025

COVID-19 – Arab Saudi mulai vaksinasi, menkes terima suntikan pertama
Indonesia
•
17 Dec 2020

Netanyahu setujui rencana operasi militer di Rafah, tolak tuntutan Hamas
Indonesia
•
16 Mar 2024
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
