
Kremlin: Perdamaian berkelanjutan dengan Ukraina hanya bisa terwujud jika kepentingan Rusia dijamin

Foto yang diabadikan pada 1 Desember 2025 ini memperlihatkan pemandangan Kremlin di Moskow, Rusia. (Xinhua/Hao Jianwei)
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia sedang mengupayakan perdamaian yang berkelanjutan dengan Ukraina, tetapi hal ini hanya akan terwujud setelah Rusia mengamankan kepentingannya sendiri, demikian disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Ahad (12/4).
"Bagaimanapun juga, kami menginginkan perdamaian berkelanjutan. Dan perdamaian berkelanjutan hanya dapat tercapai setelah kami bisa mengamankan kepentingan kami dan mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sejak awal," ujarnya.
Peskov mengatakan bahwa titik utama perbedaan pendapat dalam proses negosiasi Rusia-Ukraina adalah area kecil di Republik Rakyat Donetsk yang saat ini dikuasai oleh tentara Ukraina.
Dia mengatakan bahwa pembicaraan substantif tentang penyelesaian konflik hanya dapat dimulai setelah pasukan Rusia mencapai perbatasan administratif daerah-daerah baru Rusia.
"Bagaimanapun juga, kita bicara tentang negosiasi yang sangat kompleks, teliti, dan tidak cepat," kata Peskov.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kompetisi Al-Qur'an King Abdulaziz Saudi 2022 digelar September
Indonesia
•
28 Jan 2022

Fakta konflik Rusia-Ukraina – Ukraina ekspor 19 juta ton bahan pangan
Indonesia
•
01 Feb 2023

Iran kecam tuduhan anti-Teheran dari politisi AS, peringatkan akan adanya "respons keras"
Indonesia
•
11 Oct 2023

Xi Jinping jelaskan posisi China dalam konflik Palestina-Israel dan krisis Ukraina
Indonesia
•
08 May 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
