Krisis Bank Ueno guncang pemerintahan Paraguay, Presiden Santiago Peña dimakzulkan

Presiden Paraguay mengundurkan diri menyusul kebangkrutan sebuah bank pada 5 November 2026. Foto dokumentasi yang diabadikan pada 30 April 2023 ini memperlihatkan Santiago Pena di sebuah tempat pemungutan suara di Asuncion, ibu kota Paraguay, sebelum dirinya menjabat sebagai presiden. (Xinhua/Paulo Lopes)

Asuncion, Paraguay (Xinhua/Indonesia Window) – Senat Paraguay pada Jumat (6/11) memberikan suara bulat untuk memberhentikan Presiden Santiago Pena dari jabatannya menyusul sidang pemakzulan atas dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan kebangkrutan Bank Ueno.

Seluruh 44 senator yang hadir memberikan suara setuju.

Pena menghadapi tuduhan konflik kepentingan yang melibatkan bank swasta tersebut, manipulasi regulasi, dan penyalahgunaan dana pensiun.

Pena mengajukan pengunduran diri pada Kamis (5/11) di tengah krisis yang dipicu oleh intervensi otoritas terhadap Bank Ueno, yang tampaknya bertujuan untuk menghindari pemakzulan.

Senat melakukan pemungutan suara dengan hasil 24 banding 20 menolak pengunduran dirinya, namun sidang gabungan Kongres gagal menyelesaikan proses itu karena aksi walk-out para anggota parlemen sehingga Kamar Deputi tidak mencapai kuorum.

Kamar Deputi Paraguay secara terpisah telah menyetujui dakwaan pemakzulan terhadap Pena, yang membuka jalan bagi persidangan di Senat.

Berdasarkan Konstitusi Paraguay, mantan presiden yang terpilih secara demokratis berhak atas kursi seumur hidup di Senat dan kekebalan parlementer, kecuali jika terbukti bersalah dalam sidang pemakzulan.

Oleh karena itu, pemberhentian Pena membuatnya kehilangan hak-hak istimewa tersebut.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait