
Destatis sebut krisis perumahan Jerman belum tunjukkan tanda-tanda akan mereda

Foto yang diabadikan pada 14 Maret 2024 ini menunjukkan bunga-bunga di tepi Sungai Main di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Zhang Fan)
Krisis perumahan Jerman belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda, dengan penurunan 23,5 persen dalam hal jumlah izin bangunan tempat tinggal yang dikeluarkan pada Januari 2024 dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Krisis perumahan Jerman belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda, dengan penurunan 23,5 persen dalam hal jumlah izin bangunan tempat tinggal yang dikeluarkan pada Januari 2024 dibandingkan periode yang sama pada 2023, ungkap Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis) pada Senin (18/3).Hanya terdapat 16.800 apartemen yang mengantongi izin bangunan pada Januari, menurut Destatis. Tahun lalu, total 260.100 izin bangunan dikeluarkan untuk apartemen, yang merupakan tingkat terendah sejak 2012."Tahun baru dimulai dengan berlanjutnya berita buruk untuk pembangunan tempat tinggal," ujar Felix Pakleppa, kepala eksekutif Federasi Konstruksi Jerman (ZDB), dalam sebuah pernyataan, seraya memperingatkan bahwa "kurangnya izin bangunan saat ini akan memicu minimnya pesanan dan apartemen di masa mendatang."Pakleppa menuturkan kepada Xinhua bahwa "sulit untuk mengatakan kapan situasi ini akan kembali mereda." Untuk tahun ini, diperkirakan terdapat 235.000 rumah yang selesai dibangun. "Penurunan suku bunga dan lingkungan pendanaan yang andal penting untuk membuat aktivitas pembangunan kembali berjalan."
Orang-orang mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan di Berlin, Jerman, pada 1 Februari 2023. (Xinhua/Stefan Zeitz)
Foto yang diabadikan pada 24 Februari 2023 ini memperlihatkan patung simbol Euro di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Shan Weiyi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

RCEP China-Kamboja suntikkan dorongan baru dalam pertanian Kamboja
Indonesia
•
27 Dec 2022

Malaysia incar perusahaan China untuk dorong sektor kendaraan listrik
Indonesia
•
03 Jan 2023

Pertumbuhan China diperkirakan hampir 8 persen, negara berkembang 3,4 persen
Indonesia
•
06 Jan 2021

Impor produk halal pengaruhi defisit neraca perdagangan nasional
Indonesia
•
22 Oct 2019


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
