
Fokus Berita – Flu burung serang ayam petelur di AS, harga telur melonjak ke rekor tertinggi

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel pada 10 Februari 2025 ini menunjukkan pemberitahuan bahwa telur telah habis terjual di sebuah gerai Costco di Monterey Park, Los Angeles County, California, Amerika Serikat. (Xinhua/Zeng Hui)
Krisis telur di Amerika Serikat menimbulkan efek riak yang signifikan di seluruh industri makanan negara tersebut, dengan Waffle House merupakan jaringan restoran nasional pertama yang menerapkan biaya tambahan sementara pada bulan ini, mengenakan biaya tambahan 50 sen per satu butir telur.
Sacramento, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Harga telur di Amerika Serikat (AS) meroket ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya, dengan biaya grosir mencapai lebih dari 8 dolar AS per lusin seiring wabah flu burung yang sangat patogenik (highly pathogenic avian influenza/HPAI) terus menyerang ayam-ayam petelur komersial di berbagai negara bagian.*1 dolar AS = 16.316 rupiahMenurut laporan terkait ayam dan telur dari Departemen Pertanian AS yang dirilis pada Senin (24/2), jumlah ayam petelur di negara itu merosot menjadi 363 juta ekor pada Januari 2025, atau turun 3,8 persen dibandingkan setahun lalu, menandai level terendah sejak 2016.Data departemen itu menunjukkan bahwa produksi telur pada Januari mencapai 8,86 miliar butir telur, turun 4,2 persen dari Januari 2024 dan merupakan produksi bulanan terendah sejak merebaknya wabah flu burung pada 2016.Tinjauan Pasar Telur dari departemen itu mengindikasikan bahwa kelangkaan telur cangkang, yang dahulu terbatas di wilayah tertentu, kini berdampak terhadap sebagian besar pasar utama. Laporan itu menyebutkan bahwa "harga yang ditawarkan di pasar spot terus melampaui penawaran, sering kali hingga 10 kali lipat, dan setiap hari harganya mencetak rekor tertinggi baru."
Foto yang diabadikan dengan ponsel pada 12 Februari 2025 ini menunjukkan para pelanggan berbelanja telur di gerai Trader Joe's di Monrovia, Los Angeles County, California, Amerika Serikat. (Xinhua/Zeng Hui)
Foto yang diabadikan pada 14 Januari 2025 ini menunjukkan sebuah rak telur yang kosong di sebuah pasar swalayan di Arlington, Amerika Serikat. (Xinhua/Xiong Maoling)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Beras premium asal Sragen tembus pasar Arab Saudi
Indonesia
•
18 Jun 2021

Megaproyek pengalihan air China bawa manfaat bagi 150 juta orang
Indonesia
•
13 Dec 2022

Setelah lama dinanti, durian beku Indonesia tiba di pasar China
Indonesia
•
02 Dec 2025

American Airlines laporkan kerugian 35,3 triliun rupiah pada kuartal III 2020
Indonesia
•
22 Oct 2020


Berita Terbaru

OPEC turunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026
Indonesia
•
14 May 2026

Analisis – Hubungan China-AS terlalu penting untuk gagal
Indonesia
•
14 May 2026

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026
