
Kuba terbitkan uang kertas baru berdenominasi tinggi

Uang kertas Kuba. (https://banknotenews.com/)
Havana, Kuba (Xinhua/Indonesia Window) – Bank Sentral Kuba pada Rabu (16/9) mulai mengedarkan uang kertas baru pecahan 10.000 dan 20.000 peso sebagai bagian dari langkah untuk mempermudah transaksi tunai dan menyesuaikan denominasi mata uang dengan kondisi ekonomi saat ini.
Presiden Bank Sentral Kuba Juana Lilia Delgado mengatakan dalam program televisi Mesa Redonda bahwa uang kertas baru tersebut melengkapi penyesuaian denominasi mata uang negara itu.
Menurut Delgado, pembaruan ini bertujuan untuk menyesuaikan denominasi yang ada dengan situasi ekonomi, khususnya tingkat harga dan kebutuhan peredaran uang tunai.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari proses bertahap untuk memodernisasi sistem perbankan Kuba, memperluas kapasitasnya, melibatkan pelaku dan teknologi baru, serta mendiversifikasi layanan keuangan.
Uang kertas pecahan baru 10.000 peso menampilkan Haydee Santamaria, tokoh bersejarah Revolusi Kuba, sedangkan uang kertas 20.000 peso menampilkan Vilma Espin, yang juga terkait dengan proses revolusi Kuba.
Pada April, ketika uang kertas pecahan 2.000 dan 5.000 peso mulai beredar, bank sentral mengatakan penerbitan tersebut ditujukan untuk mempermudah transaksi tunai, memenuhi kebutuhan ekonomi akan uang tunai dalam jumlah lebih besar, mengurangi biaya logistik terkait uang tunai, serta meningkatkan efisiensi operasional di tengah inflasi, ujar Delgado.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ekonom sebut ancaman tarif Trump bisa picu kenaikan harga dan ganggu perdagangan global
Indonesia
•
30 Nov 2024

Indonesia hentikan pasokan gas ke Singapura pada 2023
Indonesia
•
07 Feb 2020

Persediaan gas Turki 100 persen menjelang musim dingin
Indonesia
•
23 Oct 2022

Jelang bulan suci puasa, seri Muslim LifeFair digelar di Bekasi, suguhkan ‘bekal Ramadhan’
Indonesia
•
16 Feb 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
