
China menentang tegas langkah pembatasan AS terhadap produk baja dan aluminium China

Seorang pria bekerja di lini produksi perusahaan manufaktur pipa baja di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Qinhuangdao, Provinsi Hebei, China utara, pada 5 November 2023. (Xinhua/Yang Shiyao)
Langkah pembatasan Amerika Serikat terhadap produk baja dan aluminium China dinilai berpotensi menaikkan tarif produk-produk tersebut hingga tiga kali lipat, dan dianggap merupakan praktik unilateral dan proteksionis yang tipikal.
Beijing, China (Xinhua) – China dengan tegas menentang langkah pembatasan baru Amerika Serikat (AS) terhadap produk baja dan aluminium China, demikian disampaikan Kementerian Perdagangan China pada Kamis (18/4).Langkah baru tersebut, yang berpotensi menaikkan tarif produk-produk tersebut hingga tiga kali lipat, merupakan praktik unilateral dan proteksionis yang tipikal, dengan tudingan tidak berdasar AS terhadap China, tutur seorang juru bicara kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.AS terus mengambil jalan yang keliru, saat mereka mengabaikan tatanan maupun aturan ekonomi dan perdagangan internasional, mempolitisasi isu ekonomi dan perdagangan, menyalahgunakan apa yang disebut prosedur peninjauan tarif Pasal 301, serta secara terbuka menuntut penyesuaian tarif yang sewenang-wenang terhadap produk-produk China, ungkap pernyataan itu.Langkah tersebut tidak akan membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh industri dalam negeri AS, dan tindakan AS yang menekan negara-negara lain untuk membatasi produk China akan semakin merongrong keamanan serta stabilitas rantai industri dan pasokan global, menurut pernyataan tersebut.China mendesak AS untuk menghadapi masalahnya sendiri, berhenti menaikkan tarif terhadap produk-produk China, dan segera membatalkan tarif tambahan terhadap China, kata kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membela hak dan kepentingannya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak melonjak saat Barat bahas larangan impor minyak Rusia
Indonesia
•
08 Mar 2022

Minyak jatuh di bawah 100 dolar saat penguncian China dan rilis cadangan
Indonesia
•
12 Apr 2022

Sektor industri China catat pemulihan lebih positif dalam sembilan bulan 2022
Indonesia
•
28 Oct 2022

Laporan sebut China luncurkan 400 pusat perbelanjaan baru pada 2023
Indonesia
•
09 Dec 2023


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
