Solidaritas Insan Peduli kumpulkan lebih dari 14 miliar rupiah dalam setahun, targetkan jadi lembaga amil nasional

Gambar kolase ini menunjukkan Ketua LAZ SIP, Ustadz Muhammad Irfandi, Lc. (kiri), dan Ketua Pembina Yayasan LAZ SIP, Nawawi HR (kanan), saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan rapat kerja dengan tema ‘Penguatan Kolaborasi Antarlembaga dan Optimalisasi Pendistribusian Zakat’ di Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (26/9/2025). (Indonesia Window)
LAZ SIP menargetkan dalam dua tahun mendatang dapat naik status menjadi lembaga amil zakat nasional.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Sepanjang periode September 2024 hingga Agustus 2025, Lembaga Amil Zakat Solidaritas Insan Peduli (LAZ SIP) yang berkantor pusat di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah mengumpulkan dana sebesar lebih dari 14 miliar rupiah.Hal tersebut disampaikan oleh Ketua LAZ SIP, Ustadz Muhammad Irfandi, Lc., saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan rapat kerja dengan tema ‘Penguatan Kolaborasi Antarlembaga dan Optimalisasi Pendistribusian Zakat’ di Bogor, Jawa Barat, pada Jumat.“Capaian pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh LAZ SIP sepanjang September 2024 hingga Agustus 2025 mencapai 14,787 miliar rupiah. Jumlah ini terdiri atas infak dan sedekah sebesar 8,7 miliar rupiah. Adapun zakat yang terkumpul dalam periode tersebut sebesar 6,7 miliar rupiah,” urainya.Dari jumlah tersebut, lanjutnya, sebesar 94 persen atau 13,92 miliar rupiah telah disalurkan kepada para mustahik dan penerima manfaat.“Alhamdulillah, tahun ini dana yang tersalurkan mencapai 94 persen. Kami sedang mengejar 6 persen lagi agar pendistribusian bisa mencapai 100 persen,” kata Ust. Irfandi.Dengan pencapaian tersebut serta berbagai upaya kolaboratif dan inovatif dalam pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS, LAZ SIP menargetkan dalam dua tahun mendatang dapat naik status menjadi lembaga amil zakat nasional.“Pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS memerlukan penguatan dan pengoptimalan kolaborasi antarlembaga, terutama dengan para mitra LAZ SIP. Raker ini diharapkan menghasilkan program-program yang lebih inovatif, serta perbaikan tata kelola untuk kepentingan umat,” tambahnya.Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pembina Yayasan LAZ SIP, Nawawi HR, menegaskan pentingnya akselerasi program.Dia berharap lembaga yang telah mendapat izin operasional dari Kementerian Agama Kanwil Provinsi Jawa Barat pada Juli 2024 dengan skala Kabupaten Bogor ini segera naik level menjadi lembaga amil zakat nasional.Raker di Bogor tersebut dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa), Kementerian Agama RI, Prof Dr Waryono Abdul Ghafur, dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Prof. Dr. KH. Noor Achmad.Raker LAZ SIP 2025 itu juga diikuti oleh para mitra LAZ SIP dari berbagai daerah, termasuk dari Nusa Tenggara Barat, Sumatra, dan Kalimantan. Kolaborasi dengan para mitra menjadi salah satu strategi utama dalam memperluas jangkauan distribusi zakat.Dalam wawancara khusus dengan Indonesia Window, Ust. Irfandi menyampaikan apresiasi kepada tim redaksi portal berita daring tersebut sebagai mitra media yang terus memublikasikan berbagai program dan kegiatan LAZ SIP kepada masyarakat luas.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Wakil kepala FAO peringatkan tentang hancurnya infrastruktur pertanian di Gaza
Indonesia
•
28 Feb 2024

Indonesia ingin belajar audit perbankan Syariah dari Arab Saudi
Indonesia
•
05 Dec 2019

Haji1443 – Ke mana kerikil lempar jumroh setelah haji berakhir?
Indonesia
•
14 Jul 2022

Produsen sepeda motor listrik China bangun pabrik di Kendal, Jawa Tengah
Indonesia
•
07 May 2024
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026
