
Airbus telah kirim 630 lebih pesawat keluarga A320 yang dirakit di China dalam 15 tahun

Foto yang diabadikan pada 9 November 2022 ini memperlihatkan suasana lini perakitan akhir Airbus untuk pesawat keluarga A320 di Tianjin, China utara. (Xinhua)
Lini Perakitan Akhir Asia (Final Assembly Line Asia/FALA) milik Airbus di Tianjin, China utara, telah mengirimkan lebih dari 630 pesawat keluarga A320 dalam 15 tahun terakhir.
Tianjin, China (Xinhua) – Airbus telah mengirimkan lebih dari 630 pesawat keluarga A320 yang dirakit di Lini Perakitan Akhir Asia (Final Assembly Line Asia/FALA) miliknya di Tianjin, China utara, dalam 15 tahun terakhir, menurut produsen pesawat asal Eropa tersebut.Lini perakitan akhir ini, yang diresmikan pada September 2008, merupakan lini perakitan akhir pertama Airbus yang berlokasi di luar Eropa.Pada November 2021, Airbus mengungkap rencananya untuk memperluas kapabilitas FALA di Tianjin guna mengakomodasi produksi A321, merespons permintaan pasar yang meningkat untuk jenis pesawat tersebut. Pada Maret 2023, Airbus mengirimkan pesawat A321neo pertama yang dirakit di FALA di Tianjin kepada maskapai penerbangan China, Juneyao Air.Pada April, Airbus menandatangani perjanjian dengan sejumlah mitranya di China untuk meningkatkan kapasitas perakitan akhir untuk pesawat keluarga A320 dengan penambahan lini perakitan akhir kedua yang rencananya akan didirikan di lokasi yang sama.Lini perakitan akhir kedua tersebut akan memiliki kapasitas untuk produksi A320 dan A321 serta diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir 2025. Pada saat itu, Airbus akan memiliki 10 lini perakitan akhir pesawat keluarga A320 di seluruh dunia, termasuk dua yang berlokasi di Tianjin, menurut Airbus.Alberto Gutierrez, chief operating officer Airbus, mengatakan bahwa Airbus akan terus berinvestasi di China dan kerja sama akan diperdalam, seraya menyatakan bahwa perusahaan itu yakin dapat mempertahankan keunggulannya di China di masa depan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Modal asing keluar Indonesia 1,3 miliar dolar AS hingga akhir Maret
Indonesia
•
13 Apr 2022

INDOPROCAM promosikan produk Indonesia di Kamboja
Indonesia
•
16 Oct 2020

Brasil akan gabung OPEC+ pada 2024
Indonesia
•
02 Dec 2023

Kota Langfang di China utara luncurkan kereta barang China-Eropa pertamanya
Indonesia
•
26 Feb 2023


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
