
Masalah baru Israel bukan rudal Iran, melainkan 72 pesawat AS yang padati bandara

Sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) terbang di langit Bandar Udara Internasional Ben Gurion dekat Tel Aviv, Israel, pada 11 Mei 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Transportasi Israel Miri Regev pada Ahad (14/6) mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk segera mengatasi kepadatan lalu lintas di Bandar Udara (Bandara) Internasional Ben Gurion dekat Tel Aviv, tempat 72 pesawat pengisian bahan bakar militer Amerika Serikat (AS) diparkir di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.
Dalam surat mendesak yang dikirim kepada Netanyahu, Regev mengatakan bahwa pesawat-pesawat tersebut menempati lebih dari setengah kapasitas parkir bandara, sehingga menciptakan tekanan operasional yang berat.
Dia memperingatkan bahwa jika sedikitnya separuh dari jumlah pesawat tanker militer AS tersebut tidak dipindahkan sebelum Selasa (16/6), maskapai-maskapai Israel harus memberi tahu penumpang bahwa lebih dari 2,4 juta tiket penerbangan yang telah terjual untuk liburan musim panas dan hari-hari raya Yahudi berikutnya akan dibatalkan.
Menurutnya, kondisi tersebut akan menyebabkan kerugian ekonomi langsung senilai miliaran shekel bagi maskapai penerbangan, sektor pariwisata, dan perekonomian secara lebih luas, serta berpotensi merusak reputasi Israel sebagai destinasi aviasi.
Regev menolak memindahkan pesawat-pesawat tanker ke negara-negara tetangga, dan malah mengusulkan agar pesawat-pesawat itu dipindahkan ke pangkalan Angkatan Udara Israel, seraya menambahkan bahwa hal ini tidak akan merusak kerja sama strategis dengan AS.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi sediakan layanan transfer pekerja rumah tangga secara elektronik
Indonesia
•
10 Mar 2022

Haji1442 – Kepresidenan umumkan kesiapan terima jamaah 2021
Indonesia
•
14 Jun 2021

Dukung Palestina, pilot Angkatan Udara AS tewas bakar diri di Kedubes Israel
Indonesia
•
27 Feb 2024

Presiden Serbia sebut pengeboman Yugoslavia oleh NATO tandai matinya hukum internasional
Indonesia
•
31 Mar 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
