
Menlu AS dan menantu Trump jadi anggota dewan perdamaian Gaza yang dipimpin Trump

Foto yang diabadikan pada 12 Januari 2026 ini menunjukkan sejumlah murid di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari 'Garis Kuning', di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Dewan Perdamaian untuk Gaza bertujuan mengimplementasikan rencana perdamaian 20 poin yang diusulkan Presiden AS Donald Trump untuk kawasan yang dilanda konflik tersebut.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Gedung Putih pada Jumat (16/1) mengumumkan daftar anggota "Dewan Perdamaian" untuk Gaza, yang bertujuan mengimplementasikan rencana perdamaian 20 poin yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk kawasan yang dilanda konflik tersebut.
Dewan eksekutif pendirinya meliputi Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, dan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan. Trump memimpin dewan tersebut berdasarkan rencana perdamaian yang diumumkannya pada September lalu.
Setiap anggota akan mengawasi portofolio yang mencakup tata kelola, diplomasi, dan rekonstruksi, menurut pernyataan itu.
Nickolay Mladenov, mantan utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Timur Tengah, akan menjabat sebagai perwakilan tinggi untuk Gaza dan bertindak sebagai penghubung utama antara Dewan Perdamaian dan pemerintahan baru Gaza, sebut pernyataan itu.
Disebutkan pula bahwa untuk menangani aspek keamanan, Mayor Jenderal Jasper Jeffers telah ditunjuk sebagai komandan Pasukan Stabilisasi Internasional yang bertugas menjaga perdamaian, mendukung demiliterisasi, dan memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan serta material rekonstruksi.
Trump pada Kamis (15/1) mengatakan bahwa sebagai ketua dewan, dirinya mendukung para pemimpin Palestina untuk menjalankan pemerintahan Gaza selama masa transisi.
Dia mengatakan AS bekerja sama dengan Mesir, Turkiye, dan Qatar untuk mengamankan sebuah perjanjian demiliterisasi komprehensif dengan Hamas, yang meliputi penyerahan semua senjata dan pembongkaran jaringan terowongannya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Apa itu Doktrin Monroe yang jadi dasar Trump serang Venezuela
Indonesia
•
07 Jan 2026

Masjid di Sydney kumandangkan adzan subuh setelah menang di pengadilan
Indonesia
•
26 Jun 2021

Opini – Dari pengalaman Taiwan ke solusi internasional: Membangun jaringan keamanan kabel bawah laut global yang lebih tangguh melalui inisiatif RISK
Indonesia
•
22 Feb 2026

Dewan Keamanan PBB tinjau kembali permohonan keanggotaan Palestina di PBB
Indonesia
•
12 Apr 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
