
UE denda Meta lebih dari 800 juta dolar AS atas pelanggaran aturan antipakat

Foto yang diabadikan pada 4 Oktober 2024 ini menunjukkan gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Meta memberlakukan ketentuan perdagangan yang tidak adil terhadap penyedia layanan iklan baris daring lainnya yang beriklan di platform Meta, termasuk Facebook dan Instagram.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Komisi Eropa pada Kamis (14/11) menjatuhkan denda kepada raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Meta sebesar 797,72 juta euro atau 837,61 juta dolar AS atas pelanggaran aturan antipakat Uni Eropa (UE) dan penyalahgunaan posisi dominannya di pasar."Komisi Eropa telah mendenda Meta ... karena melanggar aturan antipakat UE dengan menghubungkan layanan iklan baris daringnya, Facebook Marketplace, dengan jejaring sosial pribadinya Facebook dan memberlakukan ketentuan perdagangan yang tidak adil terhadap penyedia layanan iklan baris daring lainnya," kata Komisi Eropa dalam pernyataan persnya.Facebook Marketplace adalah sebuah platform daring untuk iklan baris, yang memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual barang.Komisi tersebut berpendapat bahwa dengan menghubungkan Facebook Marketplace dengan jejaring sosialnya, semua pengguna Facebook secara otomatis terekspos oleh Marketplace tanpa memiliki pilihan lain. Integrasi ini memberi Facebook Marketplace keuntungan distribusi yang signifikan, sehingga menyulitkan para kompetitor untuk bersaing secara adil.
Meta memberlakukan ketentuan perdagangan
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Realisasi nilai investasi China di Jawa Tengah capai 2,14 triliun rupiah
Indonesia
•
07 May 2026

Pesawat C919 buatan China telah angkut lebih dari 500.000 penumpang
Indonesia
•
02 Sep 2024

Ketua Kelompok Bisnis Malaysia desak ASEAN lawan kenaikan tarif AS
Indonesia
•
07 Apr 2025

Jumlah perusahaan AI besar di Beijing capai 1.000 lebih
Indonesia
•
14 Feb 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
