
Tim ilmuwan kembangkan metode produksi hidrogen bebas karbon

Para ilmuwan menggarap metode produksi hidrogen baru di sebuah laboratorium di Beijing, ibu kota China, pada 13 Februari 2025. (Xinhua)
Metode produksi hidrogen baru menawarkan solusi yang ramah lingkungan dan menguntungkan secara ekonomi untuk industri hidrogen, dengan menghilangkan emisi karbon dioksida (CO2) secara langsung.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Universitas Peking mengembangkan metode produksi hidrogen baru yang menghilangkan emisi karbon dioksida (CO2) secara langsung.Dipublikasikan dalam jurnal Science pada Jumat (14/2), penelitian ini menawarkan solusi yang ramah lingkungan dan menguntungkan secara ekonomi untuk industri hidrogen.Metode produksi hidrogen tradisional melalui pembentukan kembali etanol (ethanol reforming) biasanya memerlukan suhu tinggi mulai dari 300 hingga 600 derajat Celsius, mengonsumsi energi dalam jumlah besar, dan menghasilkan emisi CO2 yang signifikan. Namun demikian, proses baru ini menggunakan katalis baru untuk menghasilkan hidrogen dengan mereaksikan bioetanol – yang berasal dari limbah pertanian dan kehutanan – dengan air pada suhu hanya 270 derajat Celsius.Katalis dwilogam baru ini, yang dikembangkan oleh tim peneliti tersebut selama satu dekade terakhir, mengatasi tantangan teknis dari metode ethanol reforming konvensional. Solusi ini mengurangi suhu reaksi dengan mengatur situs-situs aktif secara tepat, sehingga mengubah jalur reaksi sepenuhnya."Penelitian kami menawarkan jalur baru untuk produksi hidrogen yang efisien tanpa emisi CO2," ujar Ding Ma, peneliti di Universitas Peking.Selain itu, penelitian ini mengungkapkan bahwa metode baru tersebut juga menghasilkan asam asetat, bahan kimia organik yang banyak digunakan untuk pengawetan makanan, manufaktur, dan farmasi."Asam asetat bernilai tinggi yang juga dihasilkan dari proses tersebut menghadirkan potensi ekonomi yang signifikan bagi industri," imbuh Ma.Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa metode produksi hidrogen baru itu dapat diskalakan dan memperlihatkan potensi kelayakan komersial di tingkat industri."Menemukan cara yang berkelanjutan untuk menghasilkan produk yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari sambil memenuhi target emisi net-zero masa depan merupakan tantangan utama bagi industri kimia, dan hidrogen diakui secara luas sebagai solusi utama," tutur Ma.Tim peneliti tersebut yakin teknologi katalitik inovatif mereka dapat memainkan peran penting dalam memajukan ekonomi hidrogen hijau dan mewujudkan tujuan netralitas karbon global.Penelitian ini merupakan kolaborasi antara peneliti dari Universitas Peking, Universitas Akademi Ilmu Pengetahuan China, Universitas Cardiff di Inggris, serta sejumlah institusi lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China tambahkan 29 jurusan baru dalam katalog pendidikan tinggi
Indonesia
•
24 Apr 2025

Peneliti China latih robot kenali medan dengan prediksi taktil dan penglihatan
Indonesia
•
08 May 2023

Babi ada dalam pasta gigi hingga pesawat ulang alik
Indonesia
•
06 Sep 2019

Fregat Rusia yang dipersenjatai rudal hipersonik memulai tugas tempur
Indonesia
•
05 Jan 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
