Fokus Berita – China percepat pengembangan AI dengan bangun Pusat Inovasi AI

Foto yang diabadikan pada 31 Januari 2024 ini menunjukkan para ilmuwan di sebuah laboratorium di China sedang menguji robot multimodel yang dibekali teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) hasil rancangan dan buatan mereka. (Xinhua)
Model besar kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang diwakili oleh ChatGPT, memimpin gelombang baru pengembangan teknologi AI global, dengan penelitian baru terkait dan munculnya produk-produk baru.
Beijing, China (Xinhua) – Model besar kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang diwakili oleh ChatGPT, memimpin gelombang baru pengembangan teknologi AI global, dengan penelitian baru terkait dan munculnya produk-produk baru. Baru-baru ini, kemunculan Sora, model AI yang mampu menciptakan adegan realistis dan imajinatif dari instruksi teks, juga telah kembali menarik perhatian pada AI.Teknologi AI merupakan kekuatan pendorong yang signifikan untuk produktivitas baru. Dalam beberapa tahun terakhir, China sangat mengutamakan pengembangan AI sehingga banyak tempat telah memperkenalkan serangkaian langkah untuk memanfaatkan peluang-peluang tersebut, yang menghasilkan perkembangan teknologi dan industri AI yang pesat.Teknologi seperti pengenalan wajah, pengenalan suara, robot cerdas, realitas virtual (virtual reality/VR), kendaraan swakemudi, banyak digunakan dalam kehidupan sosial China, yang mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, perawatan medis, ilmu pengetahuan dan teknologi, logistik, pertanian, hiburan. Sejumlah perusahaan backbone terkemuka juga berkembang pesat.Menurut Perencanaan Pengembangan Generasi Baru Kecerdasan Buatan (Development Planning for a New Generation of Artificial Intelligence), pada 2030, teori, teknologi, dan penerapan AI di seluruh dunia akan mencapai level maju secara umum. China akan menjadi pusat inovasi AI utama di dunia. Dan skala industri inti AI akan menembus satu triliun yuan, yang akan mendorong skala industri terkait melampaui 10 triliun yuan.Guna mendukung pengembangan AI, pemerintah China telah memperkenalkan sejumlah kebijakan penelitian dan pengembangan (litbang) teknologi ilmiah, mendorong penerapan dan pengembangan industri, mengoordinasikan peningkatan inovasi skenario AI, serta berfokus pada pemecahan masalah penerapan dan industrialisasi utama. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak kota di China telah mempercepat integrasi sumber daya inovasi untuk memanfaatkan peluang pengembangan AI, mendorong pembuatan sistem teknologi independen AI, dan pengembangan industri.Beijing merupakan daerah dengan sumber daya talenta AI yang terkonsentrasi, kemampuan litbang dan inovasi yang kuat, serta iterasi produk yang aktif di China. Menurut laporan yang dirilis oleh Institut Strategi Pengembangan Kecerdasan Buatan Generasi Baru China (Chinese Institute of New Generation Artificial Intelligence Development Strategies/CINGAI), dari sekitar 2.200 perusahaan AI di negara itu, Beijing menyumbang sekitar 28 persen, menempati urutan pertama di antara semua provinsi dan kota di negara itu.
Foto yang diabadikan pada 29 Februari 2024 ini menunjukkan sebuah kegiatan di sela-sela gelaran Konferensi Pengembangan Inovasi Industri Kecerdasan Buatan Beijing yang digelar di Beijing, ibu kota China. (Xinhua)
Seorang pengunjung di Pameran Kesenian Digital Asia Beijing 2022 sedang menjajal produk berteknologi tinggi di Beijing pada 24 September 2022. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Presiden ingatkan tekad wujudkan kawasan damai pada peringatan HUT ASEAN
Indonesia
•
08 Aug 2023

Prabowo, Xi Jinping sepakat perkuat kemitraan strategis Indonesia-China
Indonesia
•
10 Nov 2024

Indonesia tekankan kerja sama perlindungan tenaga kerja di Korsel
Indonesia
•
25 Jun 2021

Perekonomian Indonesia 2025 tetap tangguh
Indonesia
•
31 Dec 2025
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026
