
Ulama asal Zimbabwe Mufti Menk akui makin cinta Indonesia, harapkan terbaik untuk bangsa dan generasi

Mufti Menk saat wawancara eksklusif dengan Indonesia Window, usai menyampaikan topik ‘Remembering Death’ (Mengingat Kematian): A Motivation for Living Better (Motivasi Untuk Hidup Lebih Baik). Topik tersebut dibawakan dalam 'event' Islam internasional, CONN3CT, yang diselenggarakan oleh The Strong Minor Project, pada 11-12 Januari 2025 di ISTORA Senayan, Jakarta, Ahad (12/1/2025). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Mufti Menk mengakui makin mencintai Indonesia serta masyarakatnya yang ramah dan murah hati, dan berharap dapat kembali lagi dan menghabiskan waktu lebih lama.
Jakarta (Indonesia Window) – Ulama besar asal Zimbabwe, Mufti Menk, mengakui makin mencintai Indonesia serta masyarakatnya yang ramah dan murah hati.“Pengalaman saya tentang Indonesia selama ini sangat menakjubkan. Setiap kali saya berkunjung ke Indonesia, saya makin mencintai tempat ini, dan makin mencintai orang-orangnya,” ujar Mufti Menk dalam wawancara eksklusif dengan Indonesia Window, usai menyampaikan topik ‘Remembering Death (Mengingat Kematian): A Motivation for Living Better (Motivasi Untuk Hidup Lebih Baik)'.Topik tersebut dibawakan dalam event Islam internasional, CONN3CT, yang diselenggarakan oleh The Strong Minor Project, pada 11-12 Januari 2025 di ISTORA Senayan, Jakarta, Ahad.
Mufti Menk menyampaikan topik ‘Remembering Death’ (Mengingat Kematian): A Motivation for Living Better (Motivasi Untuk Hidup Lebih Baik) dalam event Islam internasional, CONN3CT, yang diselenggarakan oleh The Strong Minor Project, pada 11-12 Januari 2025 di ISTORA Senayan, Jakarta, Ahad (12/1/2025). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Mufti Menk menyampaikan topik ‘Remembering Death (Mengingat Kematian): A Motivation for Living Better (Motivasi Untuk Hidup Lebih Baik)' dalam <em>event</em> Islam internasional, CONN3CT, yang diselenggarakan oleh The Strong Minor Project, pada 11-12 Januari 2025 di ISTORA Senayan, Jakarta, Ahad (12/1/2025). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia gandeng Huawei untuk percepat transformasi digital pendidikan
Indonesia
•
20 Mar 2023

Indonesia habiskan 45,9 miliar dolar AS untuk pemulihan ekonomi 2021
Indonesia
•
16 Feb 2022

COVID-19 – Dubes RI untuk Ukraina dukung pembentukan relawan
Indonesia
•
13 Jul 2021

PM China bertemu dengan Prabowo Subianto
Indonesia
•
03 Apr 2024


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
