Feature – Menapaki jejak moyang di kemegahan Museum Song Terus Pacitan

Kepala Museum Song Terus, Haris Rahmanendra, dalam wawancara khusus dengan Indonesia Window, di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada 12 Juni 2025. (Indonesia Window)
Museum Prasejarah Song Terus yang terletak di antara lahan pertanian Dusun Weru dan dikelilingi gunung-gunung kapur, menyimpan jejak kehidupan homosapien Australomelanesid yang hidup sekitar 8.500 tahun silam.
Pacitan, Jawa Timur (Indonesia Window) – Gedung megah dengan desain modern tiga lantai berdiri di area pertanian kecil di Dusun Weru, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tampak kontras dengan lingkungan sekelilingnya, bangunan berarsitektur unik ini menyimpan tinggalan kebudayaan prasejarah masyarakat Indonesia dari ribuan tahun silam.Indonesia Window baru-baru ini mengunjungi situs tersebut, yaitu Museum Prasejarah Song Terus, yang terletak di antara lahan pertanian dan dikelilingi gunung-gunung kapur di Kawasan Cagar Budaya Gunung Sewu.
Museum Prasejarah Song Terus berdiri di antara lahan pertanian dan dikelilingi gunung-gunung kapur di Kawasan Cagar Budaya Gunung Sewu, di Dusun Weru, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada 12 Juni 2025. (Indonesia Window)
Situs arkeologi Song Terus pada 12 Juni 2025, tempat ditemukannya fosil manusia purba ras Australomelanesid. (Indonesia Window)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Penggalian di situs penemuan lantai mosaik era Bizantium di Gaza berlanjut
Indonesia
•
25 Sep 2022

Tingkat kelahiran di Australia turun ke rekor terendah baru pada 2024
Indonesia
•
16 Oct 2025

UNDP: Hampir 80 persen populasi Afghanistan kesulitan mengakses air minum
Indonesia
•
26 Mar 2024

COVID-19 - 100 pasien di Arab Saudi dirawat dengan plasma darah
Indonesia
•
08 Jul 2020
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026
