
Feature – Museum Tionghoa di Sukabumi kisahkan masa lampau etnis Tionghoa di Jawa Barat

Foto yang diabadikan pada 19 Mei 2025 ini menunjukkan bagian depan Museum Tionghoa Soekaboemi di Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Noviandi Helmy)
Museum Tionghoa Soekaboemi didirikan pada 2021 oleh lima tokoh pencinta sejarah yang peduli akan pentingnya melestarikan peninggalan sejarah dan budaya Tionghoa di Kota Sukabumi.
Sukabumi, Jawa Barat (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah museum yang khusus menyimpan berbagai peninggalan bersejarah masyarakat Tionghoa tampak berdiri di tengah hiruk-pikuknya kawasan niaga dan kuliner Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Museum Tionghoa Soekaboemi menjadi ikon baru di kota berjuluk ‘Nizza Van Java’ atau kota yang memesona di Pulau Jawa itu.Museum Tionghoa Soekaboemi didirikan pada 2021 oleh lima tokoh pencinta sejarah yang peduli akan pentingnya melestarikan peninggalan sejarah dan budaya Tionghoa di Kota Sukabumi, demikian disampaikan Yapsa Dinanthy, sukarelawan yang menjadi pemandu di museum tersebut pada Senin (19/5).Yapsa, yang juga kerap disapa Ambu, menuturkan kepada Xinhua bahwa museum ini menyimpan berbagai koleksi yang memiliki nilai sejarah penting. Koleksi-koleksi tersebut berasal dari benda titipan maupun sumbangan warga Sukabumi, kolektor benda kuno, serta pemerhati budaya Tionghoa peranakan di Indonesia.Museum yang memiliki empat lantai ini menyimpan koleksi yang beragam. Di lantai satu, kita akan disambut dengan berbagai benda, mulai dari kursi dan meja khas yang umumnya ada di rumah-rumah warga Tionghoa pada masa lampau, lukisan besar yang menggambarkan kedatangan Laksamana Cheng Ho di tanah Jawa serta gambaran kehidupan masyarakat Tionghoa di masa lalu, hingga benda-benda rumah tangga yang dahulu digunakan oleh masyarakat Tionghoa.
Foto yang diabadikan pada 19 Mei 2025 ini menunjukkan berbagai koleksi Museum Tionghoa Soekaboemi di Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Noviandi Helmy)
Yapsa Dinanthy, sukarelawan yang menjadi pemandu di Museum Tionghoa Soekaboemi, menunjukkan berbagai koleksi museum di Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, pada 19 Mei 2025. (Xinhua/Noviandi Helmy)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

‘Pengungsi TikTok’ AS betah di RedNote, jaga jembatan pertukaran tetap terhubung
Indonesia
•
23 Feb 2025

Paspor Jepang tetap yang terkuat di dunia, bebas masuk ke 192 negara
Indonesia
•
20 Jul 2022

COVID-19 – AS laporkan sekitar 80.000 kasus infeksi pada anak dalam sepekan
Indonesia
•
28 Aug 2022

Arab Saudi negara tercepat terapkan pendidikan tanggap darurat
Indonesia
•
07 Dec 2020


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
