
Australia diperkirakan alami musim dingin hangat selama 3 tahun beruntun

Sejumlah balon udara terbang di atas Danau Burley Griffin dalam acara tahunan Canberra Balloon Spectacular di Canberra, Australia, pada 18 Maret 2025. (Xinhua/Chu Chen)
Musim dingin di Australia berlangsung dari awal Juni hingga akhir Agustus, dengan dua musim dingin terhangat dalam sejarah tercatat pada 2023 dan 2024.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) -- Musim dingin tahun ini akan menjadi salah satu musim dingin terhangat yang pernah tercatat, menurut perkiraan Biro Meteorologi Australia.Berdasarkan perkiraan jangka panjang terbaru yang dipublikasikan oleh Biro Meteorologi Australia baru-baru ini, suhu maksimum di atas rata-rata sangat mungkin melanda sebagian besar wilayah Australia pada periode antara Mei dan Juli.Biro tersebut memperkirakan suhu minimum di atas rata-rata berpotensi atau sangat berpotensi tercatat di seluruh Australia pada periode yang sama."Ada kemungkinan yang lebih besar untuk hari-hari yang sangat hangat, khususnya di wilayah selatan," kata juru bicara biro itu."Ada pula kemungkinan yang lebih besar untuk malam-malam yang lebih hangat, khususnya di beberapa bagian di sebelah barat dan selatan."Musim dingin di Australia berlangsung dari awal Juni hingga akhir Agustus. Negara tersebut mencatat dua musim dingin terhangat dalam sejarah pada 2023 dan 2024, dengan rata-rata suhu 1,54 derajat Celsius di atas rata-rata tahun 1961-1990, yang menjadi pembanding, pada 2023 dan 1,49 derajat Celsius di atas rata-rata pada 2024.Sebelumnya pada April, biro tersebut mengatakan bahwa Maret 2025 merupakan bulan Maret terpanas di Australia sejak pencatatan suhu dimulai pada 1910, dengan rata-rata suhu 2,41 derajat Celsius di atas rata-rata, mengalahkan rekor sebelumnya, yakni 2,03 derajat Celsius di atas rata-rata yang ditetapkan pada 2019.Meski beberapa area di wilayah timur dan timur laut Australia dilanda banjir yang meluas dan topan yang destruktif pada Maret, biro tersebut mengatakan curah hujan di sepanjang pantai selatan negara itu sejak Februari 2024 berada di kisaran 5 persen terendah yang pernah tercatat."Bagi sebagian orang, ini adalah 14 bulan terkering dalam sejarah," kata juru bicara tersebut.Perkiraan jangka panjang menyebutkan bahwa curah hujan antara Mei hingga Juli kemungkinan akan berada dalam kisaran normal untuk sebagian besar wilayah Australia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan temukan dasar genetik yang membuat beberapa panda berwarna cokelat
Indonesia
•
08 Mar 2024

China mulai eksperimen interaksi darat-atmosfer di wilayah Gunung Qomolangma
Indonesia
•
03 Aug 2024

COVID-19 – Rusia daftarkan vaksin EpiVacCorona-N
Indonesia
•
30 Jun 2021

Studi: Samudra Selatan lepaskan jauh lebih banyak CO2 pada musim dingin dibanding perkiraan
Indonesia
•
07 Nov 2025


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
