
Imbas tarif AS, ekspor mobil Korsel turun pada April 2025

Orang-orang menghampiri sebuah kendaraan swakemudi yang dipamerkan dalam ajang World Climate Industry Expo di Busan Exhibition & Convention Center (BEXCO) di Busan, Korea Selatan, pada 25 Mei 2023. (Xinhua/Wang Yiliang)
Nilai ekspor otomotif Korea Selatan turun bulan lalu sebagai dampak dari pengenaan tarif Amerika Serikat, yang mengurangi permintaan AS terhadap kendaraan buatan lokal, dan melemahnya permintaan terhadap sedan ramah lingkungan.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Nilai ekspor otomotif Korea Selatan (Korsel) turun bulan lalu sebagai dampak dari pengenaan tarif Amerika Serikat (AS), ungkap data pemerintah negara itu pada Selasa (20/5).Pengiriman mobil menyusut 3,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi 6,53 miliar dolar AS pada April setelah tumbuh satu digit pada bulan sebelumnya, menurut Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Energi Korsel.*1 dolar AS = 16.455 rupiahPenurunan ini disebabkan oleh pengenaan tarif AS, yang mengurangi permintaan AS terhadap kendaraan buatan lokal, dan melemahnya permintaan terhadap sedan ramah lingkungan.Nilai ekspor mobil Korsel ke AS anjlok 19,6 persen menjadi 2,89 miliar dolar AS, tetapi ekspor ke Uni Eropa (UE) dan Asia melonjak hingga dua kali lipat.Pengiriman kendaraan ramah lingkungan turun 2,9 persen menjadi 2,22 miliar dolar AS pada April dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.Jumlah kendaraan yang diekspor mencapai 246.924 pada April, turun 8,8 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan, pengiriman suku cadang mobil naik 3,5 persen menjadi 2,03 miliar dolar AS.Jumlah kendaraan, yang diproduksi di pabrik-pabrik lokal, turun 2,2 persen menjadi 385.621 pada April secara tahunan.Jumlah mobil yang terjual di Korsel, termasuk kendaraan buatan lokal dan impor, mencapai 150.622 unit pada April, naik 6,7 persen dari tahun sebelumnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pendapatan penjualan Huawei diperkirakan tembus 700 miliar yuan pada 2023
Indonesia
•
30 Dec 2023

Minyak melonjak 4 persen, harga bensin AS capai rekor tertinggi
Indonesia
•
14 May 2022

Minyak ‘rebound’ dari turun tajam karena kekhawatiran permintaan China
Indonesia
•
26 Apr 2022

OECD: PDB global diperkirakan tumbuh 3,2 persen pada 2024, 3,3 persen pada 2025 dan 2026
Indonesia
•
09 Dec 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
