
Pandai besi asal Palestina ubah tabung gas air mata jadi karya seni

Seniman Palestina Akram al-Wa'ra memamerkan sebuah karya seni yang dibuatnya dari tabung gas air mata di bengkel kerjanya di kamp pengungsi Aida di Kota Bethlehem, Tepi Barat, pada 2 Februari 2023. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Pandai besi asal Palestina, Akram al-Wa'ra, dari kamp pengungsi Aida di Tepi Barat, mengubah tabung gas air mata yang dilemparkan oleh pihak Israel menjadi beragam bentuk karya seni.
Ramallah, Palestina (Xinhua) – Di tengah bentrokan yang tampaknya tidak ada habisnya antara tentara Israel dan warga Palestina di Tepi Barat, tabung gas air mata yang dilemparkan oleh pihak Israel diubah menjadi karya seni oleh seorang pandai besi berusia 56 tahun asal Palestina.Akram al-Wa'ra, dari kamp pengungsi Aida di Tepi Barat, memiliki ide tersebut pada 2014 ketika Israel dan Gaza terlibat dalam perang sengit selama 51 hari, di mana pasukan Israel menembakkan ratusan tabung ke warga setempat."Saat itu, saya terpaksa menutup bengkel kerja saya, satu-satunya sumber penghasilan saya, untuk melindungi diri dari gas air mata yang ditembakkan kepada kami," kenang ayah enam anak itu.Perang tersebut menimbulkan kerugian besar bagi al-Wa'ra. Namun, dia memutuskan untuk mengubah kenangan buruk itu, yakni tabung gas air mata bekas yang ditembakkan oleh pasukan Israel, menjadi karya seni yang indah dan hidup.Al-Wa'ra menghadiri puluhan lokakarya daring (online) dan tatap muka untuk mempelajari cara menangani tabung dan membersihkannya agar dapat didaur ulang.Sejauh ini, al-Wa'ra menghasilkan sekitar 10.000 karya seni dan aksesori. Di antara karya-karyanya, Hanzala, simbol dan personifikasi nasional rakyat Palestina yang terkenal, peta Palestina, dan kunci Palestina yang melambangkan hak Palestina untuk mendapatkan kembali propertinya yang lenyap, menjadi yang paling laris.
Seniman Palestina Akram al-Wa'ra memamerkan sebuah karya seni yang dibuatnya dari tabung gas air mata di bengkel kerjanya di kamp pengungsi Aida di Kota Bethlehem, Tepi Barat, pada 2 Februari 2023. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Seniman Palestina Akram al-Wa'ra memamerkan sebuah karya seni yang dibuatnya dari tabung gas air mata di bengkel kerjanya di kamp pengungsi Aida di Kota Bethlehem, Tepi Barat, pada 2 Februari 2023.(Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Seniman Palestina Akram al-Wa'ra memamerkan sebuah karya seni yang dibuatnya dari tabung gas air mata di bengkel kerjanya di kamp pengungsi Aida di Kota Bethlehem, Tepi Barat, pada 2 Februari 2023.(Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Kota Liuzhou di China bersolek total dari ‘kota hujan asam’ jadi kota layak huni
Indonesia
•
06 Apr 2023

Internet dorong pertukaran dan pembelajaran bersama antarperadaban
Indonesia
•
24 Jul 2023

AS kekurangan data ras dan etnis untuk lacak rasisme sistemik
Indonesia
•
11 Oct 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
