
Parlemen Eropa tunda kesepakatan perdagangan UE-AS buntut ancaman tarif terkait Greenland

Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen (kiri, di atas gundukan salju) terlihat dalam aksi unjuk rasa di Nuuk, ibu kota Greenland, wilayah otonom Denmark, pada 17 Januari 2026, yang digelar untuk menentang tindakan dan pernyataan Amerika Serikat yang menyiratkan kendali atas Greenland. (Xinhua/Anders Kongshaug)
Parlemen Eropa akan menunda persetujuan kesepakatan perdagangan antara Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman tarif AS terkait Greenland.
Strasbourg, Prancis (Xinhua/Indonesia Window) – Parlemen Eropa pada Rabu (21/1) mengumumkan akan menunda persetujuan kesepakatan perdagangan antara Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman tarif AS terkait Greenland.
Bernd Lange, ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Parlemen akan menangguhkan pembahasan tentang dua usulan legislatif yang terkait dengan kesepakatan perdagangan tersebut.
"Mengingat ancaman yang terus berlanjut dan semakin meningkat, termasuk ancaman tarif, terhadap Greenland dan Denmark, serta sekutu-sekutu Eropa mereka, kami tidak memiliki pilihan lain selain menangguhkan pembahasan tentang dua usulan legislatif Turnberry," ujar Lange.
"Dengan mengancam integritas teritorial dan kedaulatan sebuah negara anggota UE dan menggunakan tarif sebagai alat pemaksaan, AS merusak stabilitas dan prediktabilitas hubungan perdagangan UE-AS," tambah Lange.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China tingkatkan jalur transportasi batu bara, tangani 100 juta ton per tahun
Indonesia
•
04 Jan 2023

Laos gelar seminar kliring renminbi
Indonesia
•
21 Dec 2022

Chery Indonesia gelontorkan Rp100 miliar untuk permudah masyarakat miliki EV
Indonesia
•
15 Oct 2024

Pakar Uzbekistan sebut perubahan kebijakan moneter AS tingkatkan risiko ekonomi global
Indonesia
•
28 Oct 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
