
Solusi energi surya China tuai popularitas di Lebanon

Sejumlah orang mengunjungi ajang Lebanon International Solar Week 2024 di Beirut, Lebanon, pada 16 Mei 2024. Acara ini dibuka pada Kamis (16/5) dan berlangsung hingga Sabtu (18/5). (Xinhua/Bilal Jawich)
Pasar tenaga surya dan energi terbarukan di Lebanon telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir lantaran kurangnya jaringan listrik yang stabil, dengan kapasitas tenaga surya di negara tersebut mencapai 1.000 MW pada Juni 2023 dan diproyeksikan menembus 1.500 MW per akhir tahun.
Beirut, Lebanon (Xinhua) – Lebih dari 15 perusahaan China memamerkan teknologi surya mereka dalam ajang Lebanon International Solar Week 2024, menyoroti meningkatnya minat China terhadap pasar tenaga surya yang sedang berkembang di Lebanon.Perusahaan-perusahaan China itu memamerkan semua produk, mulai dari panel surya hingga baterai dan inverter, dengan maksud untuk menjalin koneksi dengan klien-klien potensial. Belinda Huang dari Atess Power Technology menyebut kelangkaan listrik di Lebanon dan tingginya permintaan listrik sebagai alasan daya tarik pasar negara itu."Krisis ekonomi dan kekurangan mata uang asing memaksa pabrik-pabrik di Lebanon beralih ke produksi lokal, sehingga menyebabkan naiknya permintaan terhadap solusi listrik kami," kata Huang, seraya menambahkan bahwa pendapatan perusahaannya dari bisnis di Lebanon mencapai 150 juta dolar AS pada tahun lalu.
Ekshibitor China memperkenalkan produk kepada pengunjung dalam ajang Lebanon International Solar Week 2024 di Beirut, Lebanon, pada 16 Mei 2024. Acara ini dibuka pada Kamis (16/5) dan berlangsung hingga Sabtu (18/5). (Xinhua/Bilal Jawich)
Seorang ekshibitor China memperkenalkan sejumlah produk kepada pengunjung ajang Lebanon International Solar Week 2024 di Beirut, Lebanon, pada 16 Mei 2024. Acara ini dibuka pada Kamis (16/5) dan berlangsung hingga Sabtu (18/5). (Xinhua/Bilal Jawich)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Vietnam akan ekspor 7,5 juta ton beras pada 2025
Indonesia
•
19 Feb 2025

RCEP pastikan stabilitas rantai industri dan rantai pasokan
Indonesia
•
05 Jul 2023

Jalur kereta cepat yang beroperasi di China akan capai sekitar 60.000 km pada 2030
Indonesia
•
02 Jan 2025

Triliuner Ambani dari India uraikan pewaris bisnis Reliance senilai 220 miliar dolar AS
Indonesia
•
30 Aug 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

Bank Dunia peringatkan pertumbuhan ekonomi Pasifik akan melambat jadi 2,8 persen pada 2026
Indonesia
•
13 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026
