
Pemegang rekor dunia maraton Kelvin Kiptum meninggal akibat kecelakaan mobil di usia 24 tahun

Pelari Kenya Kelvin Kiptum melewati garis finis dan memenangkan lomba lari nomor elite putra di ajang London Marathon 2023 pada 23 April 2023. (Xinhua/Li Ying)
Pemegang rekor dunia maraton Kelvin Kiptum asal Kenya meninggal dunia di usia 24 tahun dalam sebuah kecelakaan lalu lintas pada Ahad (11/2) di Eldoret-Kaptagat Road.
Beijing, China (Xinhua) – Pemegang rekor dunia maraton Kelvin Kiptum meninggal dunia di usia 24 tahun dalam sebuah kecelakaan lalu lintas pada Ahad (11/2).Pelatih Kiptum, Gervais Hakizimana, yang berada di dalam mobil bersama pelari jarak jauh asal Kenya itu, juga tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Eldoret-Kaptagat Road tersebut.Kiptum memulai debut maratonnya pada Desember 2022, mencatatkan waktu 2:01:53 untuk kemenangannya di Valencia. Kurang dari setahun kemudian, dalam maraton ketiga yang diikutinya, Kiptum mencetak rekor dunia maraton baru dengan catatan waktu 2:00:35 dalam kemenangannya di Chicago.Pelari asal Kenya itu belum pernah berlomba lagi sejak ajang Chicago Marathon 2023, tetapi dia berencana untuk berkompetisi di Rotterdam Marathon pada April tahun ini. Dalam ajang itu, dia berharap bisa menjadi orang pertama yang berhasil membukukan catatan waktu dua jam."Kami terkejut dan sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Kelvin Kiptum dan pelatihnya, Gervais Hakizimana," ujar Presiden World Athletics Sebastian Coe."Atas nama World Athletics, kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga, teman, dan rekan satu tim mereka serta masyarakat Kenya. Seorang atlet yang luar biasa meninggalkan warisan yang luar biasa, kami akan sangat merindukannya."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Berkemah di karavan jadi alternatif liburan warga Turkiye di tengah kesulitan ekonomi
Indonesia
•
06 Jul 2023

Durasi tidur warga Korsel menurun pada 2024
Indonesia
•
29 Jul 2025

Flu tomat serang anak-anak di India, UEA keluarkan peringatan kesehatan
Indonesia
•
30 Aug 2022

COVID-19 – WHO: Pandemik ganggu layanan kesehatan mental seluruh dunia
Indonesia
•
06 Oct 2020


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
