
Presiden China desak upaya pemilahan sampah sebagai tren kehidupan rendah karbon

Seorang sukarelawan yang mengenakan kostum pahlawan super fiksi Jepang Ultraman membersihkan sampah bersama pekerja lain di Pantai Kuta, Bali, pada 30 Desember 2022. (Xinhua/Dicky Bisinglasi)
Pemilahan sampah dari rumah telah menjadi tren kehidupan rendah karbon di China, dengan tingkat cakupan rata-rata 82,5 persen di komunitas-komunitas perumahan.
Beijing, China (Xinhua) – Presiden China Xi Jinping pada Ahad (21/5) membalas sebuah surat dari para sukarelawan yang membantu pemilahan sampah di sebuah komunitas perumahan di Shanghai, mengungkapkan harapannya yang besar untuk memajukan pemilahan sampah.Dalam surat itu, Xi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus Ketua Komisi Militer Sentral China, mengatakan sangat terkesan dengan antusiasme para sukarelawan terhadap kesejahteraan publik dan semangat mereka untuk melayani masyarakat.Xi mengatakan dirinya senang mengetahui bahwa setelah publisitas selama beberapa tahun terakhir, komunitas tersebut berhasil membuat kemajuan baru dalam pemilahan sampah, kebiasaan penduduknya juga meningkat, dan lingkungannya menjadi lebih indah.Pemilahan dan daur ulang sampah merupakan proyek sistematis yang membutuhkan upaya bersama dan jangka panjang dari semua pihak, langkah-langkah yang tepat, serta partisipasi aktif dari penduduk perkotaan maupun pedesaan, kata sang presiden.Xi mengatakan dia berharap para sukarelawan dapat terus memainkan peran unik dalam tata kelola akar rumput, melakukan pekerjaan publisitas dengan baik, mendorong lebih banyak warga untuk membangun kebiasaan memilah sampah, menggalakkannya untuk menjadi tren baru kehidupan rendah karbon, serta memberikan kontribusi dalam menggalakkan pembangunan peradaban ekologis dan meningkatkan level peradaban di antara seluruh masyarakat.Xi telah menaruh banyak perhatian pada pemilahan dan daur ulang sampah, serta membuat banyak instruksi terkait masalah ini.Dalam beberapa tahun terakhir, pemilahan sampah telah dilakukan di 297 kota yang setara atau di atas tingkat prefektur di China, dengan tingkat cakupan rata-rata 82,5 persen di komunitas-komunitas perumahan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Imbas gejolak aksi unjuk rasa pro-Palestina di kampus, UCLA tunjuk kanselir baru
Indonesia
•
15 Jun 2024

Sekjen PBB serukan cakupan sistem peringatan dini universal untuk bencana iklim
Indonesia
•
14 Oct 2022

Operasi bantuan di Gaza hadapi tekanan berat
Indonesia
•
25 Jul 2025

Feature – Anak-anak di Gaza terinfeksi penyakit kulit di tengah krisis air dan obat-obatan
Indonesia
•
10 Aug 2024


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
