
Pemimpin terkemuka Jihad Islam Palestina meninggal di penjara Israel

Sejumlah orang melakukan aksi protes menyusul pembunuhan 10 warga Palestina oleh tentara Israel di dekat perbatasan Gaza-Israel, wilayah timur Gaza City, pada 22 Februari 2023. Warga Palestina pada Rabu (22/2) mengecam pembunuhan 10 warga Palestina dan jatuhnya 102 korban luka dalam serangan Israel di Kota Nablus di sebelah utara Tepi Barat. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Pemimpin Jihad Islam Palestina (Palestinian Islamic Jihad/PIJ), Khader Adnan, pada Selasa (2/5) meninggal dunia di sebuah penjara Israel usai melakukan aksi mogok makan selama 86 hari untuk memprotes penangkapan dan penahanan administratif tanpa pengadilan yang menimpa dirinya.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Seorang pemimpin terkemuka dari gerakan Jihad Islam Palestina (Palestinian Islamic Jihad/PIJ) pada Selasa (2/5) meninggal dunia di sebuah penjara Israel usai melakukan aksi mogok makan selama 86 hari, kata sejumlah sumber Palestina dan Israel.Dalam pernyataan pers, Palestinian Prisoners' Club Association, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM), menyampaikan bahwa Khader Adnan meninggal dunia usai melakukan mogok makan selama 86 hari.Ini merupakan aksi mogok makan keenam Adnan di penjara Israel, setelah mampu bertahan dalam lima aksi mogok makan sebelumnya, untuk memprotes penangkapan dan penahanan administratif tanpa pengadilan yang menimpa dirinya.Aksi mogok makan terakhir Adnan dimulai pada 5 Februari setelah pasukan tentara Israel menggerebek kediamannya di Arraba di sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat utara, dan menangkap Adnan untuk keenam kalinya.Dinas Penjara Israel (Israeli Prison Service) menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa Adnan (45) "ditemukan tidak sadarkan diri di selnya di penjara Nitzan.""Staf medis berupaya menghidupkan kembali jantungnya sebelum membawa Adnan ke Rumah Sakit Assaf Harofeh, tempat kematiannya dikonfirmasi," urai pernyataan tersebut.Pernyataan itu menambahkan, "Adnan menolak menjalani pemeriksaan medis dan menerima perawatan selama aksi mogok makannya."Sementara itu, Muhammad Al-Hindi, anggota Biro Politik PIJ di Gaza, menuturkan bahwa gerakannya berduka atas kepergian Adnan dan mengecam kematiannya di penjara Israel."Kami menuntut musuh bertanggung jawab atas kejahatan pembunuhan Sheikh Khader Adnan, dan musuh akan menanggung akibat atas kejahatan ini," ujar Al-Hindi.Menurut Palestinian Prisoners' Club Association, kematian Adnan menambah jumlah tahanan Palestina yang meninggal di penjara Israel menjadi 237 sejak 1967, termasuk 75 kematian akibat kelalaian medis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Sejumlah bayi baru lahir di Gaza tewas akibat cuaca dingin dan minimnya tempat berlindung
Indonesia
•
02 Jan 2025

Angka kelahiran turun, Singapura hadapi tantangan penuaan penduduk
Indonesia
•
17 Jul 2024

PBB peringatkan peningkatan korban jiwa akibat potensi eskalasi Gaza
Indonesia
•
05 May 2024

Warga AS penderita Long COVID hadapi proses klaim asuransi disabilitas yang lama
Indonesia
•
28 Feb 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
