
Shenzhen buka rute penerbangan internasional langsung ke Manado

Pesawat ARJ21 milik maskapai TransNusa mendarat di sebuah bandara di Guangzhou, China selatan, usai melakukan penerbangan dari Manado, Provinsi Sulawesi Selatan, pada 29 Oktober 2024. (Xinhua)
Penerbangan langsung Shenzhen Manado kini resmi beroperasi tiga kali seminggu dengan armada C909 Lion Air.
Shenzhen, China (Xinhua/Indonesia Window) – Rute penerbangan penumpang internasional langsung dari Shenzhen ke Manado resmi dibuka pada Jumat (3/10).Menggunakan pesawat jet regional buatan China C909, rute yang dilayani oleh maskapai Indonesia Lion Air ini menandai penerbangan perdana pesawat C909 di Bandara Shenzhen, sekaligus pertama kalinya pesawat buatan China melayani rute internasional dari Shenzhen.Pencapaian ini memiliki arti penting dalam mendorong internasionalisasi, peningkatan kualitas, serta perluasan jaringan pesawat buatan China.Rute Shenzhen-Manado beroperasi tiga kali dalam sepekan. Jadwal penerbangan dari Manado berangkat setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 21.10 WITA, dan tiba di Shenzhen pada pukul 01.00 keesokan harinya. Sedangkan penerbangan dari Shenzhen berangkat setiap Rabu, Jumat, dan Minggu pukul 02.00 waktu setempat dan tiba di Manado pukul 05.40 WITA.Kota Manado, yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara, dikenal dengan keindahan daerah pesisir tropisnya.Wakil Ketua Lion Air Li Yaomin mengatakan 2025 menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara China dan Indonesia."Pembukaan rute ini menjadi bukti nyata persahabatan dan kerja sama erat kedua negara, serta memberikan pilihan tambahan bagi wisatawan dari Shenzhen dan sekitarnya untuk berkunjung ke destinasi-destinasi wisata kepulauan berkualitas di Asia Tenggara," ujar Li.Selain rute Shenzhen-Manado, pada Kamis (2/10) Bandara Shenzhen juga membuka rute langsung Shenzhen-Da Nang, Vietnam. Dengan demikian, jumlah rute penumpang langsung dari Shenzhen ke kota-kota di Asia Tenggara meningkat menjadi 22.C909 merupakan pesawat jet regional lorong tunggal jarak pendek-menengah yang dikembangkan secara mandiri oleh China sesuai dengan standar kelaikan udara internasional dan memiliki hak kekayaan intelektual independen.Sejak mulai beroperasi komersial pada 2016, lebih dari 160 unit telah dikirim ke pasar, dan melayani lebih dari 10 maskapai domestik maupun asing di lebih dari 700 rute penerbangan, serta mengangkut lebih dari 24 juta penumpang.Armada C909 Lion Air telah beroperasi selama lebih dari dua tahun, bahkan pernah mencatat rekor pemakaian harian tunggal hingga 15,88 jam terbang. Saat ini, armada Lion Air mengoperasikan lima unit C909.Sementara itu, C919, pesawat penumpang berukuran besar yang juga buatan dalam negeri China, mulai beroperasi di rute penerbangan reguler Shenzhen-Shanghai.Dengan dibukanya rute Shenzhen-Manado, para penumpang di Bandara Shenzhen kini dapat menikmati layanan pesawat buatan China baik di rute domestik maupun internasional.Ke depannya, Bandara Shenzhen akan terus melanjutkan dukungannya untuk menjamin kelancaran operasional pesawat buatan China, serta membantu industri penerbangan China memperluas pasar hingga ke luar negeri.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mantan dubes Indonesia puji kepemimpinan CPC dalam pembangunan China
Indonesia
•
23 Aug 2022

COVID-19 – Indonesia dorong Rusia prioritaskan ASEAN dalam distribusi vaksin
Indonesia
•
06 Jul 2021

El Niño 2026 diperkirakan moderat, tapi kemarau mungkin berlangsung lebih lama
Indonesia
•
20 Jun 2026

BAZNAS dan MUI kumpulkan Rp5,2 miliar infak kemanusiaan Palestina
Indonesia
•
02 Apr 2024


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
