
Lockheed Martin masuk dalam daftar entitas tidak tepercaya oleh China

Helikopter angkut Z-8C melakukan latihan adaptif menjelang Airshow China ke-15 di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 10 November 2024. (Xinhua/Jia Chenglu)
Penetapan entitas tidak tepercaya di China hanya menargetkan beberapa entitas asing yang merongrong keamanan nasional China.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Perdagangan (Ministry of Commerce/MOC) China pada Kamis (2/1) mengumumkan bahwa sebanyak 10 perusahaan Amerika Serikat (AS) ditambahkan ke dalam daftar entitas tidak tepercaya karena menjual senjata ke daerah Taiwan.Perusahaan-perusahaan itu termasuk Lockheed Martin Missiles and Fire Control, Lockheed Martin Aeronautics, dan Lockheed Martin Missile System Integration Lab, demikian menurut pengumuman MOC.Kesepuluh perusahaan tersebut akan dilarang terlibat dalam aktivitas impor atau ekspor yang berhubungan dengan China serta tidak diizinkan melakukan investasi baru di China, ungkap MOC.Para eksekutif senior dari perusahaan-perusahaan itu akan dilarang memasuki China, izin kerja dan status pengunjung atau kependudukan mereka akan dicabut, dan segala permohonan terkait yang mereka ajukan tidak akan disetujui, papar pengumuman tersebut.MOC menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan itu terlibat dalam penjualan senjata ke daerah Taiwan dan menjalin apa yang disebut sebagai kerja sama teknologi militer dalam beberapa tahun terakhir, kendati ditentang keras oleh China.Tindakan mereka sangat melemahkan kedaulatan dan integritas teritorial China, secara serius melanggar prinsip Satu China dan tiga komunike bersama China-AS, serta sangat merongrong perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan, kata MOC, sembari menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan itu akan dimintai pertanggungjawaban secara hukum.Menyatakan bahwa penetapan entitas tidak tepercaya di China hanya menargetkan beberapa entitas asing yang merongrong keamanan nasional China, MOC mengatakan pemerintah China akan selalu menyambut perusahaan-perusahaan asing untuk berinvestasi dan memperluas bisnis mereka di China. Pemerintah China juga berkomitmen menyediakan lingkungan bisnis yang stabil, adil, dan dapat diprediksi bagi perusahaan-perusahaan taat hukum yang beroperasi di China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sekitar 1,7 miliar penduduk dunia belum punya akses ke sektor keuangan
Indonesia
•
24 Dec 2021

Nilai tukar euro terhadap dolar AS jatuh ke level terendah dalam 2 tahun terakhir
Indonesia
•
03 Jan 2025

Ekonomi makin tak menentu, permintaan emas dunia pecahkan rekor
Indonesia
•
30 Jan 2026

Potensi metana hidrat Indonesia capai lebih dari 800 TSCF
Indonesia
•
28 Apr 2026


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
