
Presiden China tekankan peningkatan tata kelola keanekaragaman hayati global ke level baru

Seorang pengunjung bertandang ke Paviliun China dalam gelaran bagian kedua dari pertemuan ke-15 Konferensi Para Pihak Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Keanekaragaman Hayati (COP15) di Montreal, Kanada, pada 7 Desember 2022. Paviliun China untuk COP15 bagian kedua dibuka di Montreal pada Rabu (7/12/2022). Paviliun tersebut akan menggelar 26 acara pendukung dengan berbagai tema dari 7 hingga 18 Desember. (Xinhua/Lian Yi)
Pengelolaan keanekaragaman hayati global akan ditingkatkan ke level yang baru oleh China sebagai upaya untuk mempromosikan kemajuan ekologis dan perlindungan keanekaragaman hayati, serta terus meningkatkan keragaman, stabilitas, dan keberlanjutan ekosistem.
Beijing, China (Xinhua) – Presiden China Xi Jinping pada Kamis (15/12) mengatakan China akan melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan tata kelola keanekaragaman hayati global ke level yang baru.Xi melontarkan pernyataan tersebut saat berpidato pada upacara pembukaan segmen tingkat tinggi bagian kedua dari pertemuan ke-15 Konferensi Para Pihak Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Keanekaragaman Hayati (COP15) melalui tautan video.China telah melakukan upaya aktif untuk mempromosikan kemajuan ekologis dan perlindungan keanekaragaman hayati, kata Xi, seraya menambahkan bahwa keragaman, stabilitas, dan keberlanjutan ekosistem terus meningkat."Kami telah menemukan sebuah jalur perlindungan keanekaragaman hayati dengan karakteristik China," ujar Xi.Ke depannya, China akan terus meningkatkan kemajuan ekologi, dan merencanakan pembangunannya dalam konteks mendorong koeksistensi yang harmonis antara manusia dan alam, ungkap Xi."Kami akan menanggapi Rencana Aksi Dekade Restorasi Ekosistem PBB, dan meluncurkan sejumlah besar proyek utama terkait perlindungan serta pemulihan keanekaragaman hayati. Kami akan memperdalam pertukaran dan kerja sama internasional," tutur Xi."Kami akan melakukan yang terbaik untuk memberikan dukungan serta bantuan kepada sesama negara berkembang melalui Koalisi Pembangunan Hijau Internasional Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra dan Dana Keanekaragaman Hayati Kunming, sehingga dapat meningkatkan tata kelola keanekaragaman hayati global ke level yang baru," tambahnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Taiwan bergabung dengan COVAX pastikan akses vaksin
Indonesia
•
13 Sep 2020

Total populasi Korsel diperkirakan turun 29,9 persen per 2072
Indonesia
•
31 Mar 2026

Feature – Berbagi kebahagiaan, pemuda Indonesia ikuti perayaan Imlek dalam kereta mudik di China
Indonesia
•
13 Feb 2026

Liga Dunia Muslim bantu korban banjir Pakistan
Indonesia
•
20 Sep 2020


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
