
Penjara di AS laporkan lonjakan kasus kematian dalam tahanan

Foto yang diabadikan pada 21 Februari 2022 ini menunjukkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Kasus kematian dalam tahanan di penjara AS melonjak, dengan bunuh diri menjadi penyebab utama kematian di penjara, dan overdosis obat fatal menjadi penyebab kematian yang paling cepat berkembang.
New York City, AS (Xinhua) – Penjara New York City di Pulau Rikers melaporkan lebih banyak kasus kematian dalam tahanan akibat penyalahgunaan inkonstitusional selama bertahun-tahun, yang memicu protes berskala nasional dan pendapat luas yang sepakat bahwa fasilitas tersebut harus ditutup, demikian dilaporkan oleh majalah Amerika Serikat (AS), Slate.Namun, di Penjara Harris County di Houston, kasus kematian yang meningkat dan kondisi yang tergolong lebih buruk dibanding apa yang ditemukan di Rikers hampir tidak tercatat di tingkat nasional, papar laporan itu.Di antara bulan-bulan musim panas tahun 2019 dan 2022, jumlah insiden penyerangan yang tercatat secara resmi di penjara itu meningkat lebih dari dua kali lipat dan peristiwa yang melibatkan penggunaan kekuatan yang mengakibatkan luka pada tubuh meningkat lebih dari empat kali lipat.Saat ini, Penjara Harris County memiliki lebih dari 10.000 tahanan, jumlah tertinggi dalam lebih dari satu dekade.Lebih dari 80 persen penghuni penjara tersebut ditahan sebelum persidangan. Hampir 80 persen individu yang dijebloskan ke penjara itu tercatat memiliki kemungkinan menderita penyakit mental, menurut data penjara tersebut.Kematian di penjara
Kematian di penjara naik 11 persen sejak tahun 2000 ketika Departemen Kehakiman Amerika Serikat mulai menghitung angka kematian ini, lapor National Public Radio (NPR) pada 8 September lalu.Bunuh diri menjadi penyebab utama kematian di penjara, dan overdosis obat fatal menjadi penyebab kematian yang paling cepat berkembang, menurut laporan itu.Jutaan orang masuk penjara di AS setiap tahun. "Mereka menjadi pintu putar bagi para tahanan yang memiliki masalah kesehatan mental atau gangguan penyalahgunaan zat," lapor NPR.
Sejumlah personel polisi antihuru-hara menangkap sekelompok kecil pengunjuk rasa di memorial George Floyd di Minneapolis, Amerika Serikat, pada 30 Mei 2020. (Xinhua/Angus Alexander)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi tanam banyak pohon di Tanah Suci buat haji lebih nyaman
Indonesia
•
03 Jul 2022

Perang di Gaza jadi preseden berbahaya bagi keselamatan pekerja bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
21 Aug 2024

Fokus Berita – Badan-badan kemanusiaan PBB percepat penyaluran bantuan untuk warga Gaza dan evaluasi kerusakan
Indonesia
•
23 Jan 2025

China turunkan level kepunahan hampir 500 spesies liar
Indonesia
•
23 May 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
