
Penjualan mobil penumpang merek China melonjak 22,8 persen pada 2022

Sejumlah karyawan bekerja di lini perakitan pabrik kendaraan BYD Auto di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut, pada 25 Februari 2020. (Xinhua/Liu Xiao)
Industri mobil China mendorong elektrifikasi dan peningkatan cerdas pada kendaraan, serta mengoptimalkan struktur produk dalam beberapa tahun terakhir guna menarik lebih banyak konsumen.
Beijing, China (Xinhua) – Penjualan mobil penumpang merek China melonjak 22,8 persen pada 2022 di tengah upaya produsen otomotif domestik untuk meningkatkan produknya, tunjuk data industri.Tahun lalu, sekitar 11,77 juta kendaraan penumpang merek domestik berhasil terjual, menurut Asosiasi Produsen Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers). Pangsa pasar mobil ini mencapai 49,9 persen, naik 5,4 poin persentase secara tahunan (year on year/yoy).Dengan membidik peluang di bidang kendaraan energi baru dan jaringan cerdas, produsen mobil China mendorong elektrifikasi dan peningkatan cerdas pada kendaraan serta mengoptimalkan struktur produk dalam beberapa tahun terakhir guna menarik lebih banyak konsumen, kata asosiasi tersebut.Perkembangan perusahaan otomotif China di kancah internasional juga terus meningkatkan pengaruh merek-merek domestik, tambahnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China investasikan hampir 320 juta yuan untuk perlindungan ekologi pada 2022
Indonesia
•
24 Jan 2023

Pakistan catat lonjakan dalam pembayaran digital
Indonesia
•
26 Dec 2022

Anggota OPEC+ perpanjang pemangkasan produksi minyak hingga Q2 2024
Indonesia
•
04 Mar 2024

Singapura dan SAR Hong Kong janjikan lebih banyak kerja sama perdagangan dan budaya
Indonesia
•
31 Jul 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
