
Bank Dunia tunjuk Arab Saudi sebagai pusat pengetahuan dan penyebaran budaya reformasi ekonomi global

Menteri Perdagangan Saudi dan Ketua Dewan Direksi National Competitiveness Center (NCC), Dr. Majid bin Abdullah Al-Qasabi (kiri) dan Presiden Bank Dunia , Ajay Banga, di Washington, AS, Jumat (19/4/2024). (Saudi Press Agency)
Penunjukkan Arab Saudi sebagai pusat pengetahuan untuk menyebarkan budaya reformasi ekonomi secara global didasarkan pada pengalaman negara kerajaan ini selama tujuh tahun terakhir dalam melaksanakan reformasi ekonomi.
Jakarta (Indonesia Window) – Pusat Daya Saing Nasional dan Grup Bank Dunia di Washington, Amerika Serikat (AS), pada Jumat (19/4), mengumumkan rencana mereka untuk mendirikan pusat pengetahuan di Kerajaan Arab Saudi.Langkah ini merupakan bagian dari upaya kedua belah pihak untuk menyebarkan budaya reformasi ekonomi secara global, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA) yang dikutip di Jakarta, Sabtu.Menteri Perdagangan Saudi dan Ketua Dewan Direksi National Competitiveness Center (NCC), Dr. Majid bin Abdullah Al-Qasabi, menyampaikan hal tersebut dalam pengumuman yang dihadiri oleh Duta Besar Kerajaan untuk AS Reema binti Bandar bin Sultan bin Abdulaziz, Presiden Grup Bank Ajay Banga, dan Kepala Ekonom Grup Bank Dunia dan Wakil Presiden Senior Ekonomi Pembangunan Dr. Indermit Gill.Penunjukkan tersebut menegaskan kemajuan besar yang dicapai oleh negara kerajaan tersebut dalam laporan dan indikator daya saing global, yang dihasilkan dari reformasi ekonomi yang dilaksanakan dengan dukungan dan arahan dari Putra Mahkota dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Alsaud.Dr. Al-Qasabi menambahkan bahwa pendirian pusat pengetahuan itu akan membuka jalan bagi kerja sama regional dan global lebih lanjut dalam hal daya saing. Hal ini akan memungkinkan Kerajaan Saudi untuk mendapatkan manfaat dari pengalamannya dalam melaksanakan reformasi ekonomi dan dampaknya terhadap peningkatan daya saingnya.Penunjukkan Kerajaan Arab Saudi sebagai pusat pengetahuan untuk menyebarkan budaya reformasi ekonomi secara global didasarkan pada pengalaman negara ini selama tujuh tahun terakhir dalam melaksanakan reformasi ekonomi. Arab Saudi menerapkan model bisnis terintegrasi yang menghasilkan efektivitas tinggi dalam mencapai tujuan reformasi ekonomi dan peningkatan komitmen terhadap reformasi tersebut.Pusat Pengetahuan, yang persiapannya dilakukan oleh komite pendiri yang mencakup Kementerian Keuangan, Ekonomi, dan Perencanaan serta beberapa lembaga pemerintah terkait, merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan antara kedua belah pihak untuk mengembangkan reformasi ekonomi berdasarkan standar dan praktik bisnis internasional terbaik.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga batu bara acuan 115,35 dolar AS per ton pada Juli, tertinggi dalam satu dekade terakhir
Indonesia
•
07 Jul 2021

Sesi lanjutan COP 16 ditutup dengan rencana pendanaan utama untuk keanekaragaman hayati
Indonesia
•
03 Mar 2025

Tesla China bukukan pertumbuhan penjualan kuat pada Januari 2023
Indonesia
•
05 Feb 2023

Pakar China dan AS serukan kolaborasi bilateral bidang ketahanan pangan dan pertanian
Indonesia
•
23 May 2024


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
