
Perang Timur Tengah dorong tingkat kelaparan global ke rekor tertinggi sepanjang masa

Anak-anak Palestina yang mengungsi terlihat di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 15 Maret 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Peningkatan kekerasan di Timur Tengah yang kini memasuki pekan ketiga, membuat berbagai operasi bantuan mengalami durasi pengiriman yang lebih lama dan biaya yang lebih tinggi.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (17/3) memperingatkan konflik Timur Tengah dapat mendorong tingkat kelaparan global ke rekor tertinggi sepanjang masa.
"Jika konflik Timur Tengah berlanjut hingga Juni, tambahan 45 juta orang dapat terdorong ke dalam kelaparan akut akibat kenaikan harga," kata Wakil Direktur Eksekutif WFP Carl Skau dalam konferensi pers di Jenewa.
Menurut Skau, konflik tersebut telah menyebabkan efek domino yang signifikan terhadap operasi kemanusiaan global, dengan rantai pasokan WFP menghadapi gangguan paling parah sejak pandemik COVID-19 dan krisis Ukraina.
Seiring meningkatnya kekerasan di Timur Tengah yang kini memasuki pekan ketiga, berbagai operasi bantuan mengalami durasi pengiriman yang lebih lama dan biaya yang lebih tinggi, ujar Skau.
WFP, yang mengoperasikan ribuan truk di jalan setiap hari, menghadapi kenaikan biaya pengiriman sebesar 18 persen akibat melonjaknya harga minyak, katanya.
Lembaga tersebut terpaksa mengurangi jatah makanan bagi masyarakat yang terancam kelaparan di Sudan, dan kini hanya mampu membantu satu dari empat anak yang mengalami kekurangan gizi akut di Afghanistan, yang merupakan pusat krisis malanutrisi terburuk di dunia, kata Skau.
Skau juga menyatakan kekhawatiran atas terganggunya pasar pupuk global akibat "hampir terhentinya" Selat Hormuz, jalur penting bagi seperempat pasokan pupuk dunia.
Skau menekankan lonjakan biaya pangan dan bahan bakar global "dapat membuat jutaan keluarga tidak mampu membeli makanan pokok," serta memperingatkan bahwa negara-negara yang bergantung pada impor akan terdampak paling parah.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

DPR AS layangkan ‘subpoena’ kepada Trump terkait kerusuhan di Gedung Capitol
Indonesia
•
22 Oct 2022

Taiwan tolak klaim kedaulatan China atas Selat Taiwan
Indonesia
•
14 Jun 2022

UE perluas investigasi terhadap platform media sosial X
Indonesia
•
18 Jan 2025

China akan lanjutkan upaya tanpa henti untuk penyelesaian masalah Palestina
Indonesia
•
01 Nov 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran konfirmasi kematian pejabat keamanan tertinggi Ali Larijani dalam serangan Israel-AS
Indonesia
•
18 Mar 2026

Trump sebut AS "belum siap" akhiri konflik dengan Iran
Indonesia
•
18 Mar 2026
