
Membangun komunitas China-Indonesia dari rempah hingga kereta cepat

Sejumlah orang menyambut kedatangan Peace Ark, kapal rumah sakit milik Angkatan Laut China, di Jakarta pada 10 November 2022. Peace Ark merupakan kapal rumah sakit pertama China yang berkapasitas lebih dari 10.000 ton. Kapal tersebut bersandar di Jakarta pada Kamis (10/11) dan telah menyediakan pemeriksaan medis gratis bagi anggota masyarakat. (Xinhua/Peng Bingjie)
Perdagangan rempah antara China dan Indonesia memiliki sejarah panjang dan patut disebut salah satu contoh dari kerja sama kedua negara yang semakin erat.
Nanning, China (Xinhua) – Di Pasar Perdagangan Rempah-Rempah Internasional yang terletak di Kota Yulin, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, beragam rempah tampak diletakkan bertumpuk-tumpuk. Aromanya yang wangi terasa setibanya di dalam pasar itu, saat para pekerja sibuk memilah, mengemas dan menurunkan bermacam-macam rempah."Asia Tenggara merupakan tempat asal utama rempah-rempah. Volume impor kami dari Asia Tenggara pada tahun lalu melebihi 10.000 ton, separuh di antaranya berasal dari Indonesia," kata Yan Shuzhan, Manajer Umum dari Guangxi Zihang Commerce and Trade Co., Ltd., yang bergerak di bidang perdagangan rempah.Perdagangan rempah antara China dan Indonesia memiliki sejarah panjang dan patut disebut salah satu contoh dari kerja sama kedua negara yang semakin erat. Sebagai tetangga, sahabat dan mitra baik bagi satu sama lain, China dan Indonesia dengan aktif menyinergikan strategi pembangunan masing-masing, meningkatkan konektivitas kedua negara dan meningkatkan level kerja sama dan perdagangan serta bergandengan tangan demi membangun komunitas dengan masa depan bersama. Kerja sama China-Indonesia sudah menjadi teladan bagi kerja sama antarnegara berkembang.Menurut data statistik, China menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia selama 9 tahun berturut-turut, menjadi tujuan ekspor utama bagi Indonesia selama 6 tahun berturut-turut. Pada 2021, nilai perdagangan bilateral kedua negara melampaui 100 miliar dolar AS. Seiring dengan berlakunya Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP), sejumlah kebijakan preferensial diharapkan mendatangkan lebih banyak keuntungan bagi perdagangan dan kerja sama kedua negara.Dalam gelaran China-ASEAN Expo ke-19 pada September lalu, pihak Indonesia mendirikan belasan stan dan memamerkan banyak oleh-oleh khas Indonesia, seperti kopi luwak, buah-buahan tropis kering dan biskuit coklat. Selain itu, peserta Indonesia juga menampilkan pertunjukan yang menarik banyak perhatian penonton.Kerja sama kedua negara di bidang produk kimia dan energi juga berkembang pesat. Salah satu contohnya Guangxi Jingui Pulp&Paper Co., Ltd., yang berada di bawah naungan PT. Sinarmas dan saat ini beroperasi dengan efisiensi tinggi. Di basis produksi perusahaan tersebut, beberapa lini produksi dioperasikan secara full-time dan produknya banyak digemari konsumen baik di China maupun di negara-negara ASEAN.Di Pelabuhan Qinzhou, Guangxi, produk pertambangan, bubur kayu dari negara-negara ASEAN dan gas alam cair dan produk jadi elektromekanikal dari China sibuk diimpor atau diekspor, banyak diantaranya adalah dari atau ke Indonesia.Merupakan sebuah kebanggaan bagi SGMW, produsen mobil terkemuka di China, bahwa produk baru mereka Wuling Air ev ditunjuk sebagai mobil resmi untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (G20) yang baru digelar di Bali. Sebanyak 300 unit kendaraan energi baru itu semuanya diproduksi di pabrik lokal di Indonesia."SGMW laris di Indonesia. Kami akan meluncurkan lebih banyak produk dan layanan yang unggul untuk memenuhi permintaan masyarakat Indonesia," kata Han Dehong, wakil manajer umum SGMW Indonesia.Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, hadirnya Air ev buatan SGMW di Indonesia akan mendorong transformasi rantai industri mobil di tanah air dan mendorong perkembangan pesat industri mobil listrik di Indonesia.
Foto yang diabadikan pada 13 November 2022 ini menunjukkan sejumlah mobil energi baru Air ev yang diproduksi SGMW Indonesia dan digunakan untuk Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali. (Xinhua/Xu Qin)
Foto dari udara yang diabadikan pada 16 November 2022 ini menunjukkan kereta inspeksi dari Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sedang melakukan uji coba. (Xinhua/Jiao Hongtao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Solusi energi surya China tuai popularitas di Lebanon
Indonesia
•
19 May 2024

Ekspor global kurma Saudi capai 107 tujuan
Indonesia
•
16 Dec 2021

UE akan alokasikan 120 juta euro bagi petani yang terdampak cuaca buruk
Indonesia
•
25 Sep 2024

China mulai impor produk daging domba dari Afrika
Indonesia
•
10 Sep 2024


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
