
Feature – Konflik Israel-Iran sedot perhatian dunia, warga Gaza bertahan dalam bombardir

https://as.xinhua-news.com/v2/detail/?docId=101002025052370005099#:~:text=Seorang%20anak%20laki%2Dlaki%20Palestina%20terlihat%20memanggul%20baskom%20berisi%20makanan%20gratis%20dari%20sebuah%20pusat%20distribusi%20makanan%20di%20Gaza%20City%20pada%2022%20Mei%202025.%20(Xinhua/Rizek%20Abdeljawad)
Perhatian dunia terhadap konflik Iran-Israel dapat membayangi krisis berkepanjangan di Gaza, yang telah mengalami konflik dan blokade selama berbulan-bulan.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Ketika konfrontasi militer antara Israel dan Iran meningkat, penduduk Jalur Gaza menyaksikan dengan cemas, karena khawatir ketegangan baru ini dapat semakin memperburuk situasi kemanusiaan mereka yang sudah sangat buruk dan semakin memperparah penderitaan mereka yang sudah berlangsung lama dan jauh dari sorotan dunia.Di Gaza City, Ibrahim al-Faryani yang kini berusia 40-an tahun dan merupakan pegawai Otoritas Palestina, mengikuti dengan saksama laporan-laporan tentang serangan lintas perbatasan."Sekarang, perhatian global telah bergeser ke Teheran dan Tel Aviv, dan Gaza telah hilang dari radar media," kata al-Faryani. "Hilangnya fokus internasional ini memungkinkan Israel untuk meningkatkan pelanggaran di sini tanpa pengawasan atau pertanggungjawaban."Sejak perseteruan pecah antara Israel dan Iran pada 13 Juni, warga melaporkan penurunan tajam dalam bantuan kemanusiaan yang mencapai Gaza, dengan alasan penutupan perlintasan perbatasan yang terus berlanjut sebagai hambatan utama.
Warga Palestina menunggu untuk menerima makanan gratis di sebuah pusat distribusi makanan di kamp pengungsi al-Shati, Gaza City bagian barat, pada 28 Mei 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Jejak rudal terlihat dari Kota Hebron di Tepi Barat bagian selatan, dalam serangan rudal Iran terhadap Israel, pada 17 Juni 2025. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Sejumlah pengungsi Palestina melintasi jalan di kamp pengungsi Jabalia dengan membawa barang-barang mereka dari daerah Jabalia di Jalur Gaza utara ke Gaza City bagian tengah dan barat pada 30 Mei 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban tewas akibat banjir bandang di Spanyol bertambah jadi sedikitnya 158 orang
Indonesia
•
03 Nov 2024

PBB: Konflik Gaza picu peningkatan jumlah janda baru hingga 900 orang
Indonesia
•
26 Oct 2023

Studi baru ungkap jumlah kematian eksesif dokter di AS selama awal pandemik
Indonesia
•
10 Feb 2023

Universitas Johns Hopkins keluarkan peringatan saat kasus kejahatan di kampus meningkat
Indonesia
•
03 Nov 2022


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
