
Pernyataan Trump membingungkan soal kapan perang AS di Iran berakhir

Orang-orang berpartisipasi dalam sebuah aksi unjuk rasa di San Francisco, Amerika Serikat (AS), pada 28 Februari 2026 yang digelar untuk menentang serangan AS-Israel terhadap Iran. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Operasi militer AS di Iran disebut merupakan perang sekaligus ekskursi jangka pendek, mengirimkan pesan yang membingungkan mengenai kapan serangan tersebut akan berakhir.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (11/3) mengatakan bahwa operasi militer AS di Iran merupakan perang sekaligus "ekskursi" jangka pendek, mengirimkan pesan yang membingungkan mengenai kapan serangan tersebut akan berakhir.
"Anda baru saja mengatakan ini adalah sebuah ekskursi kecil dan Anda juga mengatakan ini adalah perang. Jadi, mana yang benar?" tanya salah satu wartawan yang bepergian bersamanya di Negara Bagian Ohio, AS.
"Ya, keduanya," jawab Trump. "Itu adalah ekskursi yang akan menjauhkan kita dari perang, dan perang itu akan terjadi, maksud saya bagi mereka, itu adalah perang."
Saat menyampaikan pidatonya di hadapan anggota Partai Republik Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada Senin (9/3), Trump menggambarkan operasi militer terhadap Iran sebagai "ekskursi jangka pendek," namun kemudian berjanji untuk "melangkah maju dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya guna mencapai kemenangan mutlak." Trump juga menuntut "penyerahan tanpa syarat" dari Iran.
Meski demikian, Trump sebelumnya pada Rabu yang sama mengatakan bahwa perang AS-Israel dengan Iran akan "segera" berakhir karena "hampir tidak ada lagi yang tersisa untuk ditargetkan," lapor Axios.
Pejabat AS dan Israel mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan serangan di Iran setidaknya selama dua pekan lagi, dan hingga kini belum ada perintah internal mengenai kapan serangan tersebut akan dihentikan, lanjut laporan Axios.
Lebih dari 1.300 warga sipil telah tewas dan 9.669 lokasi sipil hancur di Iran akibat serangan AS-Israel sejak 28 Februari, kata Amir Saeid Iravani, duta besar dan perwakilan tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Selasa (10/3).
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi buka kembali penerbangan internasional mulai 17 Mei
Indonesia
•
12 Mar 2021

Menlu China dan Prancis gelar pertemuan, bahas hubungan bilateral
Indonesia
•
20 Dec 2022

PM Kanada serukan investigasi independen atas insiden armada bantuan Gaza
Indonesia
•
26 May 2026

China desak Filipina hentikan pelanggaran dan provokasi maritim
Indonesia
•
08 Mar 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
