Pertumbuhan berkualitas tinggi China dorong kuat pertumbuhan global

Foto dari udara yang diabadikan pada 28 Desember 2023 ini menunjukkan jalan tol Beijing-Xiong'an di Kawasan Baru Xiong'an, Provinsi Hebei, China utara. (Xinhua/Liu Xiao)
Pertumbuhan berkualitas tinggi China secara kontinu dan kemajuan modernisasinya yang terus berlanjut akan membawa lebih banyak manfaat bagi dunia.
Beijing, China (Xinhua) – Pertumbuhan berkualitas tinggi China secara kontinu dan kemajuan modernisasinya yang terus berlanjut akan membawa lebih banyak manfaat bagi dunia, serta memberikan lebih banyak kekuatan pendorong bagi pertumbuhan global, ungkap seorang juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China pada Kamis (18/1).Pernyataan tersebut disampaikan Jubir Mao Ning dalam konferensi pers harian saat diminta mengomentari tentang pengumuman Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China pada Rabu (17/1) yang menyatakan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) China mencapai pertumbuhan 5,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada 2023.Mao mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan PDB sebesar 5,2 persen (yoy) itu lebih tinggi dari target yang ditetapkan pada awal tahun lalu, yang sepenuhnya menunjukkan bahwa ekonomi China telah meningkat, dan pembangunan berkualitas tingginya membuat kemajuan yang solid. Hal ini berarti setidaknya ada tiga manfaat bagi dunia.Pertama, Mao menyebut bahwa hal ini memberikan kekuatan pendorong bagi pergerakan ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi China menghasilkan lebih dari 6 triliun yuan atau setara dengan PDB tahunan sebuah negara berukuran sedang. Laporan International Financial Forum mencatat bahwa China berkontribusi 32 persen terhadap pertumbuhan ekonomi global pada 2023 dan merupakan mesin penggerak utama ekonomi dunia.Mao melanjutkan bahwa manfaat kedua dari pembangunan berkualitas tinggi China bagi dunia adalah efeknya yang membawa stabilitas pada ekonomi global. Perekonomian China memiliki pertumbuhan yang stabil, dan fondasi yang sehat serta solid selama bertahun-tahun. Bahkan di tengah lesunya ekonomi global, China tetap memiliki permintaan domestik yang stabil, tingkat inflasi yang rendah, peningkatan impor dan ekspor yang melawan tren global, dan menduduki peringkat teratas dunia dalam hal nilai tambah manufaktur selama 14 tahun beruntun. Perekonomian ini telah menjadi jangkar bagi ekonomi dunia.Ketiga, kata Mao, China akan terus berbagi peluang baru dengan semua negara di dunia. Di China, saat ini terdapat lebih dari 400 juta orang dalam kelompok masyarakat berpenghasilan menengah, dan jumlahnya diprediksi akan mencapai 800 juta orang dalam sekitar satu dekade ke depan. Hal ini akan memainkan peran penting dalam meningkatkan permintaan global secara keseluruhan. Adapun China merupakan mitra dagang terbesar bagi lebih dari 140 negara dan kawasan, dengan tingkat tarif keseluruhan yang dipangkas menjadi 7,3 persen. Ini relatif setara dengan anggota-anggota negara maju di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Dalam lima tahun terakhir, tingkat pengembalian investasi asing langsung di China tercatat sekitar 9 persen, yang terbilang cukup kompetitif secara global.Pasar China telah menjadi pasar yang besar bagi seluruh dunia, ujar Mao.*1 yuan = 2.171 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Deposit uranium dalam jumlah besar ditemukan di China barat laut
Indonesia
•
11 Jan 2025

Harga bensin di Los Angeles, AS capai rekor tertinggi
Indonesia
•
04 Oct 2022

Xinjiang di China barat laut masuki masa tanam kapas
Indonesia
•
05 Apr 2023

Uni Eropa sepakat tingkatkan efisiensi energi
Indonesia
•
12 Mar 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
