Pertumbuhan harga rumah di AS terus melambat pada September 2022

Foto yang diabadikan pada 19 Oktober 2022 ini menunjukkan sebuah rumah yang dijual di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Ting Shen)
Indeks harga rumah nasional S&P CoreLogic Case Shiller mencatat penurunan 0,8 persen pada September dari angka pada bulan sebelumnya.
Washington, AS (Xinhua) – Pertumbuhan harga rumah untuk satu keluarga di Amerika Serikat (AS) terus melambat pada September tahun ini di tengah kenaikan suku bunga hipotek, tunjuk data yang dirilis pada Selasa (29/11).Indeks harga rumah nasional S&P CoreLogic Case Shiller mencatat penurunan 0,8 persen pada September dari angka pada bulan sebelumnya.Penurunan ini melanjutkan tren yang dimulai pada Juli, saat harga rumah secara bulanan untuk pertama kalinya mencatatkan penurunan dalam kurun sekitar empat tahun.Secara tahunan (year-over-year/yoy), harga rumah di AS naik 10,6 persen pada September, turun dari kenaikan (yoy) pada Agustus sebesar 12,9 persen.Semua itu terjadi karena pasar perumahan dihantam oleh serangkaian kenaikan suku bunga yang diterapkan oleh Federal Reserve (The Fed) AS, yang mencatatkan rekor tertinggi.The Fed menaikkan suku bunga sebagai upaya untuk memerangi inflasi terburuk dalam empat dekade terakhir, tetapi hal itu menyebabkan suku bunga hipotek melonjak dan berdampak pada kemampuan pembeli potensial dalam membeli rumah.Suku bunga hipotek tetap 30 tahun untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir melewati angka 7 persen pada Oktober, menurut data dari Freddie Mac, perusahaan pembiayaan hipotek.Angka itu jauh di atas rata-rata 3,10 persen pada periode yang sama tahun lalu."Saat The Fed terus menaikkan suku bunga, pembiayaan hipotek akan menjadi semakin mahal dan harga rumah menjadi semakin tidak terjangkau," menurut pernyataan dari Craig Lazzara, direktur pelaksana di indeks S&P Dow Jones."Mengingat keberlanjutan prospek lingkungan ekonomi makro yang menantang, harga rumah mungkin akan terus melemah," kata Lazzara.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pembangkit listrik di Siberut gunakan bambu, hemat 14 miliar rupiah per tahun
Indonesia
•
19 Sep 2019

OPEC perkirakan permintaan minyak global tumbuh 2,2 persen pada 2024
Indonesia
•
14 Jul 2023

Kirim 735 pesawat komersial, Airbus lampaui target 2023
Indonesia
•
12 Jan 2024

Pengiklan pertanyakan Elon Musk tentang kebijakan iklan Twitter
Indonesia
•
03 Nov 2022
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
